Kamis, 22 Oktober 2020

MENGENAL MANAJEMEN KAS | OTKK | 12



MENGENAL MANAJEMEN KAS

Manajemen kas adalah proses pengumpulan dan pengaturan kas perusahaan. Selain itu manajemen kas juga meliputi proses pemanfaatan kas untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Manajemen kas merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan solvabilitas (kesanggupan untuk membayar utang) perusahaan. Bendahara perusahaan atau manajer keuangan seringkali bertanggung jawab terhadap keseluruhan manajemen kas dan tanggung jawab lainnya yang berkaitan dengan kesanggupan membayar utang.

Agar lebih memahami manajemen kas maka harus memahami arus kas berikut penjelasan arus kas.

Arus Kas

Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia definisi arus kas adalah “Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar atau setara kas” Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa arus kas merupakan jumlah kas yang mengalir masuk dan keluar dari suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dengan kata lain, arus kas adalah perubahan yang terjadi dalam perkiraan kas suatu periode tertentu.

Aliran kas masuk (cash inflow) merupakan aliran sumber – sumber darimana kas diperole.

Arus kas keluar (cash outflow) merupakan kebutuhan kas untuk pembayaran – pembayaran”.

 

Arus kas masuk dan arus kas keluar masing – masing terbagi menjadi dua :
Arus kas masuk (cash inflow)

  1. Bersifat rutin, misalnya :penerimaan dari hasil penjualan secara tunai, penerimaan piutang yang telah dijadwalkan sesuai dengan penjualan kredit yang dilakukan, dan lain – lain.
  2. Bersifat tidak rutin, misalnya : penerimaan uang sewa gedung, penerimaan modal saham, penerimaan utang atau kredit, penerimaan bunga, dan lain – lain.


Arus kas keluar (cash outflow)

  1. Bersifat rutin, misalnya : pembelian bahan baku dan bahan pembantu, membayar upah dan gaji, membeli peralatan kantor habis pakai, dan lain – lain.
  2. Bersifat tidak rutin, misalnya : pembelian aktiva tetap, pembayran angsuran utang, pembayaran dividen, dan lain – lain.


Kelebihan arus kas masuk terhadap arus kas keluar merupakan saldo kas yang akan tertahan di dalam perusahaan. Besarnya saldo kas ini akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Jumlah saldo kas perusahaan akan meningkat apabila arus kas masuk yang berasal dari penjualan tunai dan kredit dapat terkumpul lebih besar dari pada arus kas keluar untuk bahan mentah, tenaga kerja, dan biaya lainnya.

Makin besar jumlah kas perusahaan berarti perusahaan mempunyai risiko yang lebih kecil untuk tidak memenuhi kewajibannya. Tetapi tidak berarti bahwa perusahaan harus mempertahankan persediaan kas yang besar, karena semakin besar jumlah kas akan semakin besar uang kas yang menganggur

RUMUS DASAR PADA MICROSOFT EXCEL | TEKPER | 13



RUMUS DASAR PADA MICROSOFT EXCEL

Microsoft Excel merupakan peranti lunak yang sering digunakan sebagai aplikasi pengolah data.

Aplikasi ini menyediakan berbagai rumus yang bisa Anda gunakan baik dalam perhitungan sederhana maupun perhitungan yang lebih rumit.

Hal-hal seperti pengaturan kas, perhitungan nilai rapot, hingga perhitungan hasil kuesioner dari berbagai internet form bisa dilakukan oleh Excel.

Terlepas dari fungsinya yang lengkap, ada beberapa orang yang masih belum memahami dan mengerti rumus-rumus dasar yang dapat digunakan dalam mengoperasikan Excel.

 Apa saja rumus-rumus dasar yang ada dalam Microsoft Excel?

1. SUM

Rumus Sum digunakan untuk melakukan penambahan data yang bersifat angka. Cara ini efektif apabila data yang ingin dijumlahkan merupakan data dengan jumlah yang banyak. Cara menulisnya adalah:

=SUM(Sel awal:Sel akhir)

Sel Awal = Sel pertama yang ingin dilakukan perhitungan.

Sel Akhir = Sel terakhir yang ingin dilakukan perhitungan.

Dalam Excel tidak mengenal rumus pengurangan, namun Anda bisa menggunakan tanda operasi minus (-).

2. PRODUCT

Fungsi Product mengalikan semua angka dalam cel dan mengembalikan hasil kali. misalnya, jika sel a1 dan a2 berisi angka, anda dapat menggunakan rumus =product(a1, a2) untuk mengalikan dua angka itu. anda juga dapat melakukan operasi yang sama dengan menggunakan operator matematika perkalian (*); misalnya, =a1 * a2.

Cara menulisnya adalah:

=PRODUCT(Sel Awal:Sel Akhir).

3. AVERAGE

Fungsi Average berguna untuk mencari rata-rata dalam kumpulan data nominal.

Cara menulisnya adalah: =AVERAGE(Sel Awal:Sel Akhir)

4. MAX

Merupakan rumus yang digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data. Cara menulisnya adalah:

=MAX(Sel Awal:Sel Akhir)

5. MIN

Merupakan rumus yang digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data.

Cara menulisnya adalah:

=MIN(Sel Awal:Sel Akhir)

6. IF

Fungsi IF memungkinkan Anda untuk membuat perbandingan logis antara nilai dan apa yang diharapkan dengan menguji parameter dan mengembalikan hasil jika True atau False.

Cara menulisnya adalah:

=IF(Parameter yang diharapkan, Perintah untuk kondisi benar, Perintah untuk kondisi Salah)

Oleh karena itu, pernyataan IF dapat memiliki dua hasil. Hasil pertama jika parameter Anda “Benar” dan jika perbandingan parameter Anda “Salah”.

Itulah beberapa rumus dasar yang harus diketahui oleh Anda yang baru belajar menggunakan Microsoft Excel. Beberapa rumus diatas juga bisa dikembangkan menjadi fungsi yang lebih tinggi lagi tergantung dengan data yang ingin Anda cari

MELAKUKAN PERSENTASI YANG EFEKTIF | SIMDIG | 13


 

MELAKUKAN PERSENTASI YANG EFEKTIF

A.Membuat Slide Persentasi

1.Hal-hal yang diperhatikan dalam membuat slide perrsentasi

a.Slide yang bersambung

b.Ukuran huruf dan jumlah kalimat

c.Pertimbangan jenis huruf

d.Penggunaan Bullet Point

c.Penggunaan singkatan

2.Prosedur Membuat Slide Persentasi

a.Perencanaan

b.Persiapan

c.Proses Pembuatan

 

B.Pengertian Presentasi

Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di hadapan banyak hadirin. Berbeda dengan pidato yang lebih sering dibawakan dalam acara resmi dan acara politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis. Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (biasanya dibawakan oleh wiraniaga), untuk memberi informasi (biasanya oleh seorang pakar), atau untuk meyakinkan (biasanya dibawakan oleh seseorang yang ingin membantah pendapat tertentu).

Jenis-Jenis Presentasi

1.Presentasi Spontan

Pembicaraan spontan merupakan jenis presentasi yang dilakukan secara mendadak tanpa persiapan apapun. Dalam hal ini pembicara ditunjuk langsung untuk menyampaikan informasi kepada para pendengar, tanpa melakukan persiapan segala sesuatunya, baik itu mengenai tema pembicaraan maupun alat bantu yang digunakan, sehingga perasaan pembicara akan mengejutkan.

2.Presentasi Teks

Presentasi teks merupakan jenis presentasi dimana dalam menyampaikan informasinya, seorang pembicara melakukannya dengan membaca naskah. Tidak sedikit orang dalam menyampaikan informasi menggunakan naskah berupa teks. Setiap kata-kata yang keluar merupakan hasil dari sebuah naskah, pembicara melupakan tugasnya yang utama yaitu melakukan kontak mata dengan pendengar. Jadi dapat dikatakan pembicara bukan menyampaikan pidato, tetapi membacakan naskah pidato.

3.Presentasi Hafalan

Jenis presentasi yang dilakukan menghapal dari teks yang telah disediakan. Berbeda dengan jenis manuscript, memoriter tidak menggunakan naskah dalam penyampaiannya, pembicara hanya melakukan persiapannya dengan menghafal dari teks dimana isinya mengenai informasi yang akan disampaikan. Kelebihan dan kelemahannya hampir sama dengan manuscript. Jenis ini sangat buruk untuk dilakukan, karena apabila melupakan kata-kata dari naskah maka presentasi yang dilakukan akan terjadi kegagalan.

4.Presentasi Ekstempore

Jenis Ekstempore merupakan jenis presentasi yang paling baik untuk dilakukan dibanding jenis lainnya. Pembicara mempersiapkan materi dengan garis besarnya saja, kemudian pada saat presentasi akan dijabarkan secara mendetail.

 

KOMPETENSI PERSONAL DI BIDANG AKUNTANSI | ETIKA PROFESI | 13


 

KOMPETENSI PERSONAL DALAM BIDANG AKUNTANSI DAN KEUANGAN

1. Pengertian Kompetensi

Menurut kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian kompetensi adalah kemampuan atau kecakapan, sedangkan berdasarkan surat keputusan Mendiknas nomor 045/U/2002, kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang di miliki seseorang sebagai syarat untuk di anggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas dibidang pekerjaan tertentu. Dengan demikian, kompetensi berkaitan dengan karakteristik yang mendasari kemampuan seseorang dalam bekerja.

Dalam rumusan yang lain kompetensi merujuk pada keahlian atau pengetahuan sehingga dapat meningkatkan kinerja yang unggul. kompetensi terbentuk melalui individu/organisasi, keterampilan dan kemampuan serta menyediakan kerangka kerja untuk membedakan antara kinerja yang rendah dengan kinerja yang luar biasa. kompetensi dapat di terapkan pada organisasi,individu tim dan pekerjaan serta tingkat fungsional. Kompetensi merupakan kunci untuk efektivitas dalam pekerjaan.

2. Jenis Kompetensi

a.  Core Competencies/kompetensi utama

Kompetensi utama adalah sebuah kompetensi yang didefinisikan sebagai kemampuan internal yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis. Kompetensi ini adalah kompetensi diharapkan dimiliki semua individu dalam organisasi. Kompetensi ini mendefinisikan tentang nilai-nilai organisasi yang paling di pahami oleh kebanyakan orang. tujuan bagi kompetensi bagi individu adalah agar ia bisa bekerja dalam beragam posisi di dalam organisasi.

b. Threshold competencies

Threshold Kompetencies adalah karakteristik setiap pemegang pekerjaan sehingga bisa melakukan pekerjaan secara efektif, tetapi tidak dapat di gunakan seorang yang berkinerja tinggi, rata-rata, atau rendah. Misalnya, penjual yang baik harus memiliki kemampuan yang memadai tentang peroduk yang mereka jual, tetapi pengetahuan ini tidak selalu cukup untuk memastikan performa penjualan mereka.

b. Differentiating Copetencies

Differentiating Copetencies adalah karakteristik yang membedakan individu berkinerja superior dengan yang rata-rata. Differentiating Copetencies tidak ditemukan dalam individu yang berkinerja rata-rata. Misalnya individu yang bekerja di bidang desain memiliki Differentiating Copetencies dalam mendesain yang membuatnya lebih unggul dari orang lain.

3. Manfaat Kompetensi

Kompetensi harus ada karena beberapa alasan berikut ini.

1)        Kompetensi merupakan cara terbaik untuk memahami kinerja dengan cara mengamati apa yang sebenarnya orang lakukan untuk berhasil daripada mengandalkan asumsi-asumsi yang tidak jelas.

2)        Cara terbaik untuk mengukur dan memprediksi kinerja adalah dengan menilai apakah individu memiliki kompetensi yang diharapkan.

3)        Kompetensi dapat dipelajari dan dikembangkan.

4)        Kompetensi dapat dilihat dan diakses.

Manfaat kompetensi juga ada dapat dilihat dari beberapa sisi berikut ini.

Karyawan

Manfaat kompetensi dilihat dari sisi karyawan adalah sebagai berikut.

1).   Adanya kesempatan bagi karyawan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan berdasarkan standar yang ada.

2).   Kompetensi yang ada sekarang dan manfaatnya akan dapat memberikan nilai tambah pada pembelajaran dan pertumbuhan.

3).   Meningkatnya keterampilan dan marketability sebagai karyawan.

4).   Kejelasan relevansi pembelajaran sebelumnya, kemampuan untuk mentransfer keterampilan, nilai, dari kualifikasi yang diakui dan potensi pengembangan karier.

5).   Pilihan perubahan karir yang lebih jelas, untuk berubah pada jabatan baru, seseorang dapat membandingkan kompetensi mereka sekarang dengan kompetensi yang diperlukan untuk jabatan baru.

6).   Penempatan sasaran sebagai sarana pengembangan karier.

7).   Penilaian kinerja yang lebih obyektif dan umpan balik berbasis standar kompetensi yang ditentukan dengan jelas.Etika Profesi Dan Profesional Bekerja

Organisasi/Perusahaan

Dengan adanya kompetensi, organisasi/perusahaan akan memperoleh manfaat sebagai berikut.

1).   Meningkatkan efektifitas rekrutmen dengan cara menyesuaikan kompetensi yang diperlukan dalam pekerjaan dengan yang dimiliki pencari kerja.

2).   Pendidikan dan pelatihan dapat difokuskan pada kompetensi yang diingikan perusahaan/organisasi

3).   Penilaian terhadap hasil pendidikan dan pelatihan akan lebih handal dan konsisten.

4).   Pengambil keputusan dalam organisasi akan lebih percaya diri karena karyawan telah memiliki keterampilan yang akan diperoleh dari pendidikan dan pelatihan.

5).   Mempermudah terjadinya perubahan melalui identifikasi kompetensi yang diperlukan untuk mengelola perubahan.

 Industri

Dalam lingkup yang lebih luas, kompetensi memiliki manfaat sebagai berikut.

1).   Indentifikasi dan penyesuaian yang lebih baik atas keterampilan yang dibutuhkan untuk industri.

2).   Akses yang lebih besar terhadap pendidikan dan pelatihan sector publik yang relevan dengan industri.

3).   Mendorong pengembangan keterampilan yang luas dan relevan di masa depan.

4).   Pelatihan industri melalui sertifikasi pencapaian kompetensi individu.

5).   Ditetapkannya dasar pemahaman yang umum dan jelas atas hasil pendidikan dan percaya diri yang lebih besar karena kebutuhan industri telah terpenuhi sebagai hasil penilaian berbasis standar

Ekonomi Daerah dan Nasional

Ekonomi nasional dan daerah memperoleh manfaat sebagai berikut.

1).   Meningkatnya bentuk keterampilan untuk bersaing di pasar domestik dan internasional.

2).   Mendorong investasi internasional baru pada industri di mana angkatan kerja terampilan sangat diperlukan.

3).   Lebih efisien dari segi biaya karena dengan pekerja yang memiliki kompetensi efisiensi perekonomian dapat diwujudkan.

 

Rabu, 21 Oktober 2020

MENGENAL MICROSOFT POWERPOINT | SIMDIG | 11


 

MENGENAL MICROSOFT POWERPOINT

 

A.    Pengertian Microsoft Powerpoint

 

Microsoft Powerpoint adalah sebuah program aplikasi microsoft office yang berguna sebagai media presentasi dengan menggunakan beberapa slide. Aplikasi ini sangat digemari dan banyak digunakan dari berbagai kalangan, baik itu pelajar, perkantoran dan bisnis, pendidik, dan trainer. Kehadiran powerpoint membuat sebuah presentasi berjalan lebih mudah dengan dukungan fitur yang sangat menarik dan canggih. Fitur template/desain juga akan mempecantik sebuah presentasi powerpoint.

 

B.    Fungsi dan Kegunaan Microsoft Powerpoint

 

Kegunaan atau fungsi dari ms powerpoint adalah sebagai berikut :

1.Sarana untuk mempermudah sebuah presentasi.

2.Membuat sebuah presentasi berbentuk softcopy sehingga dapat diakses oleh berbagai perangkat komputer.

3.Membuat presentasi dalam bentuk slide yang menarik dan cantik dengan dukungan fitur audio, video, gambar dan animasi serta template/desain yang akan dipergunakan.

4.Mempermudah dalam membuat, mengatur dan mencetak berbagai slide.

 

C.    Sejarah Microsoft Powerpoint

 

Microsoft Powerpoint dikembangkan pertama kali oleh Bob Gaskins dan Dennis Austin. Waktu itu, microsoft powerpoint digunakan sebagai presenter untuk perusahaan Forethought.Inc yang kemudian namanya diubah menjadi Powerpoint. Powerpoint versi 1 dirilis pada tahun 1987 dan komputer yang didukungnya adalah Macintosh. Kala itu powerpoint masih menggunakan warna hitam putih saja dan mampu membuat halaman teks dan grafik untuk transparasi OHP (OverHead Projector). Di tahun berikutnya, microsoft powerpoint muncul dengan dukungan warna setelah macintosh  berwarna muncul dipasaran. Pada tanggal 31 Juli 1987, Microsoft mengakuisisi Forethought.Inc dengan powerpoint seharga 14 juta dollar. Mengikuti Microsoft Windows 3.0, versi Ms. Windows dari PowerPoint (versi 2.0) muncul di pasaran tepatnya pada tahun 1990. Semenjak tahun 1990 inilah Microsoft Powerpoint tidak terpisahkan dalam paket aplikasi kantoran Microsoft Office terkecuali Basic Edition. Sampai saat ini Microsoft PowerPoint terus berkembang dan mengalami penambahan fitur dari tahun ke tahunnya. Versi terbaru dari Ms. Powerpoint adalah Microsoft Office PowerPoint 2013 (versi 15) yang dirilis bulan Januari 2015.

 

D.    Kelebihan Microsoft Office PowerPoint 

 

Keunggulan atau kelebihan Ms. PowerPoint diantaranya yaitu :

1. Mudah digunakan bahkan untuk pemula sekalipun.

2. Tersedia beragam desain dan template yang menarik.

3. Dapat dibuat dalam berbagai format data.

4. Dapat mengedit foto secara langsung.

5. Adanya fitur pergerakan seperti Transition dan Custom Animation.

6. Adanya fitur untuk memasukkan konten dari lain aplikasi yang mendukung OLE (Object Linking and Embedding).

 

FITUR-FITUR MICROSOFT POWER POINT

 

1. Office Button

 

Fitur ini merupakan fitur yang terletak di ujung atas sebelah kiri. Fitur ini berisi menu-menu pokok dari poserpoint, saat ikon tersebut di klik nantinya akan muncul sub-sub menu yang berkaitan dengan pengolahan dokumentasi presentasi, seperti :



  • membuat slide presentasi baru (New)
  • membuka dokumen presentasi (Open)
  • menyimpan dokumen presentasi (Save)
  • menyimpan dokumen presentasi sebagai file baru (Save As)
  • mencetak dokumen presentasi (Print)
  • mengirim dokumen presentasi (Send)
  • melakukan publish dokumen presentasi (Publish)
  • dan keluar dari program (Close)

Catatan : dibeberapa versi terbaru microsoft powerpoint logo windows ini sudah digantikan menjadi tab yang bernama file, jadi jangan bingung nantinya apabila logo windows tidak ada pada versi powerpoint yang baru seperti 2010 dan diatasnya.

 

2. Quick Access Toolbar

 

Fitur ini terletak disebelah ikon office button diatas sebelah kiri layar. Fungsi dari Quic Access Toolbar ini adalah sebagai fitur yang memberikan tool-tool yang sering digunakan yang diwakili dengan ikon gambar yakni :

  • Menyimpan (Save)
  • Kembali kebelakang (Undo)
  • Kembali kedepan (Rudo)
  • Menggandakan (Repeat Typing)

3. Tittle Bar

 

Fitur ini merupakan fitur yang menampilkan judul dari presentasi yang kita buat, letaknya berada di tengah-tengah paling atas. Fitur ini berguna agar kita tidak lupa mengenai apa presentasi yang telah kita buka itu.

 

4. Clipboard

 

Clipboard biasanya digunakan untuk menampun sementara file-file hasil kopian, hasil pemotonan dan format painter. Selain dari itu submenu yang disediakan clipboard ini digunakan untuk menampilkan kembali hasil proses copy atau pemotongan yang telah dilakukan. Clipboard ini berada pada tab "Menu"

 

5. Tab Menu Bar

 

Fitur ini berisi kumpulan menu yang mewakili perintah-perintah didalam presentasi. tab menu ini terdiri dari

  • Home
  • Insert
  • Design
  • Animations
  • Slide Show
  • Review
  • View

6. Toolbox

 

Fitur ini berada diatas paling ujung sebelah kanan, fitur ini berisi kumpulan tombol yang mengatur tampilan jendela dari pada powerpoint. Tombol-tombol yang ada yakni

  • Minimize : berfungsi untuk memperkecil jendela powerpoint sehingga membentuk ikon aktif pada taskbar
  • Restore : berfungsi untuk mengembalikan jendela powerpoint ke posisi dan ukuran semula, tombol ini apabila powerpoint dalam keadaan full desktop maka namanya adalah tombol restore namun apabila diklik nanti layar powerpoint akan menjadi lebih kecil dan tombol berubah menjadi Maximize.
  • Close : tombol bergambar silang berwarna merah ini tentunya memiliki fungsi untuk menutup powerpoint.

7. Layout Slide/Area Outline

 

Fitur layout slide adalah fitur yang menampilkan vesi kecilnya dari slide-slide yang telah kita buat, sedangkan disebelahnya yakni outline berfungsi untuk menampilkan slide yang bersikian judul dan materi

 

8. Toolbox View

 

Fitur ini berguna untuk melihat format dari tampilan slide dalam layar yang terdiri dari normal, slide forter dan slide show. Fitur ini terletak pada bagian bawah sebelah kanan aplikasi powerpoint.

 

9. Toolbar Drawing

 

Fitur ini terletak pada tab "Menu" dan berguna untuk melakukan penggambaran sederhana dalam program microsoft powerpoint seperti menggambar persegi, persegi panjang, lingkaran, oval dan bentuk-bentuk lainnya yang berguna untuk menunjang presentasi nantinya.

 

10. Area Slide

 

Bagian ini merupakan bagian lembar kerja dalam microsoft powerpoint yakni tempat dimana kamu mengolah slide presentasi kamu dengan kreasi dan kreatifitas yang kamu punya.

 

11. Area Catatan / Status bar

 

Fitur ini terletak persis dibawah area slide atau lembar kerja powerpoint, dimana fungsi dari fitur ini adalah untuk mempermudah dan membantu kita dalam penyajian materi dalam presentasi nantinya.

 

12. Zoom

 

Fitur ini terletak pada bagian paling bawah sebelah kanan layar power point, atau disebelah toolbox view, yang berfungsi untuk memberbesar dan memperkecil ukuran dari lembar kerja powerpoint yang dapat kita sesuaikan sesuai dengan keinginan.

 

Itulah fitur-fitur yang ada didalam microsoft powerpoint yang harus kamu ketahui, karena fitur-fitur tersebut merupakan fitur yang paling umum dan sering digunakan ketika berhadapan dengan microsoft powerpoint.

 

Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam belajar program presentasi ini yang tentunya berguna dalam dunia kerja, dan semoga ilmu anda mengenai powerpoint juga akan semakin bertambah.

 

 

 

RUANG LINGKUP PROFESI TEKNISI AKUNTANSI | ETIKA PROFESI | 9



PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP PROFESI TEKNISI AKUNTANSI

 

Definisi Profesi

Profesi adalah bagian dari pekerjaan, tetapi tidak semua pekerjaan adalah profesi karena profesi ini membutuhkan keahlian. Sebagai contoh, rumah tangga adalah satu bentuk pekerjaan, tetapi tidak profesi untuk pekerjaan domestik bisa dilakukan oleh siapa saja dengan apapun latar belakang pendidikan. Kegiatan profesional atau pekerjaan yang selalu dikaitkan dengan sumpah dan janji agama. Meskipun profesional artinya harta yang dimiliki oleh seseorang yang dari segi teknis dan operasi yang dideinisikan dalam batas etika profesional. Pekerjaan dianggap sebagai profesi yang jika ia memiliki itur-itur berikut :

1. Memiliki keterampilan (keahlian).

2. Memiliki kode etik sebagai kode standar moral perilaku.

3. Memiliki tanggung jawab profesional dan integritas pribadi.

4. Memiliki dedikasi kepada kehidupan publik.

5. Otonomisasi organisasi profesional menunjukkan bahwa manajemen organisasi.

6. Sebagai anggota salah satu organisasi profesional untuk mempertahankan keberadaan

 

Definisi Teknisi  Akuntansi

Akuntansi berasal dari kata asing yang berarti ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah menghitung atau akun. Akuntansi yang digunakan dalam hampir semua kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk membuat keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.

 Teknisi akuntansi adalah teknisi yang kompeten untuk menjadi kuasa eksekutif dalam pembukuan dunia bisnis, lembaga pemerintah dan lembaga lainnya Teknisi akuntansi, lebih biasa disebut pembukuan atau petugas akuntansi, yang dipekerjakan oleh perusahaan untuk merekam proses dan membuat laporan keuangan.

 

PRINSIP – PRINSIP ETIKA PROFESI DALAM BIDANG AKUNTANSI

a. Tanggung Jawab:

Dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang profesional,anggota harus menjalankan pertimbangan moral dan profesional secara sensitive.

b. Kepentingan Publik:

Anggota harus menerima kewajiban mereka untuk bertindak sedemikian rupa demi melayani kepentingan publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme.

c. Integritas:

Untuk memelihara dan memperluas keyakinan publik, anggota harus melaksanakan semua tanggung jawab profesinal dengan ras integritas tertinggi.

d. Objektivitas dan Independensi:

Seorang anggota harus memelihara objektivitas dan bebas dari konlik kepentingan dalam menunaikan tanggung jawab profesional.Seorang anggota dalam praktik publik seharusnya menjaga independensi dalam faktadan penampilan saat memberikan jasa auditing dan atestasi lainnya

e. Kehati-hatian (due care):

Seorang anggota harus selalu mengikuti standar-standar etika dan teknis profesi terdorong untuk secara terus menerus mengembangkan kompetensi dan kualitas jasa, dan menunaikan tanggung jawab profesional sampai tingkat tertinggi kemampuan anggota yang bersangkutan

f. Ruang Iingkup dan Sifat Jasa:

Seorang anggota dalam praktik publik harus mengikuti prinsip-prinsip kode Perilaku Profesional dalam menetapkan ruang lingkup an sifat jasa yang diberikan

 

PRINSIP - PRINSIP ETIKA PROFESI TEKNISI AKUNTANSI INDONESIA

1. Tanggung jawab Profesi

Dalam melaksanakan tanggung-jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.

2. Kepentingan Publik

Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.

3. Integritas

Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.

4. Obyektiitas

Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya.

5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional

Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan kehati-hatian, kompetensi dan ketekunan, serta mempuyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan keterampilan

profesional ada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh manfaat dari jasa profesional yang kompeten berdasaran perkembangan praktik, legislasi dan teknik yang paling mutakhir.

6. Kerahasiaan

Setiap anggota harua menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi

tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya.

7. Perilaku Profesional

Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.

8. Standar Teknis

Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan stsndar teknis dan stsndar profesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.

 

 

BENTUK-BENTUK SURAT | KORESPONDENSI | 11

BENTUK-BENTUK SURAT | KORESPONDENSI | 11

BENTUK-BENTUK SURAT

 

1.    BENTUK LURUS PENUH (FULL BLOCK STYLE),

 bentuk surat yang penulisannya semua dimulai dari pinggir sebelah kiri. artinya, mulai dari tanggal, kata penutup sampai kata lampiran yang ditulis di sebelah bawah penulisannya dimulai dari kiri.

Bagian-bagian surat dari Bentuk Lurus Penuh (Full Block Style) :
1. Kop Surat
2. Tanggal dibuatnya surat
3. Nomor Surat
4. Lampiran
5. Hal
6. Surat yang di tujukan
7. Salam Pembukaan
8a. Pendahuluan isi surat
8b. Penjelasan isi surat
8c. Penutup isi surat
9. Salam Penutup
10. Nama jabatan
11. Tanda Tangan
12. Nama yang mendatangani
13. Tembusan
14. Halaman lampiran surat/Inisial

 

2.    BENTUK LURUS (BLOCK STYLE), 

pada dasarnya sama dengan surat bentuk lurus penuh, perbedaannya terletak pada penempatan tanggal, salam penutup, nama instansi, nama terang dan nama jabatan yang ditullis disebelah kanan surat.
Bagian-bagian surat dari Bentuk Lurus (Block Style atau Modified Block Style) :
1. Kop Surat
2. Tanggal dibuatnya surat
3. Nomor Surat
4. Lampiran
5. Hal
6. Surat yang di tujukan
7. Salam Pembukaan
8a. Pendahuluan isi surat
8b. Penjelasan isi surat
8c. Penutup isi surat
9. Salam Penutup
10. Nama jabatan
11. Tanda Tangan
12. Nama yang mendatangani
13. Tembusan
14. Halaman lampiran surat/Inisial

 

3.    BENTUK SETENGAH LURUS (SEMI BLOCK STYLE), 

sebenarnya sama dengan bentuk surat lurus, perbedaannya terletak pada penulisan isi surat dan tiap alinea baru menjoraok (masuk ke dalam). pada praktiknya, surat dengan bentuk ini banyak dipergunakan oleh perusahaan.
Bagian-bagian surat dari Bentuk Setengah Lurus (Semi Block Style) :
1. Kop Surat
2. Tanggal dibuatnya surat
3. Nomor Surat
4. Lampiran
5. Hal
6. Surat yang di tujukan
7. Salam Pembukaan
8a. Pendahuluan isi surat
8b. Penjelasan isi surat
8c. Penutup isi surat
9. Salam Penutup
10. Nama jabatan
11. Tanda Tangan
12. Nama yang mendatangani
13. Tembusan
14. Halaman lampiran surat/Inisial

 

4.    BENTUK LEKUK (INDENTED STYLE),

penulisan alamat pada surat tidak rata atau berbentuk seperti tangga, dan setiap alinea baru menjorok kedalam.
Bagian-bagian surat dari Bentuk Lekuk (Indented Style) :
1. Kop Surat
2. Tanggal dibuatnya surat
3. Nomor Surat
4. Lampiran/Hal
5. Hal/Lampiran
7. Salam Pembukaan
8a. Pendahuluan isi surat
8b. Penjelasan isi surat
8c. Penutup isi surat
9. Salam Penutup
10. Nama jabatan
11. Tanda Tangan
12. Nama yang mendatangani
13. Tembusan
14. Halaman lampiran surat/Inisial

 

5.    BENTUK MENGGANTUNG (HANGING PARAGRAPH), 

sebenarnya juga sama dengan surat bentuk lurus, perbedaannya hanya pada penukisan alamat dan alineanya. Setiap alinea ditulis rata kiri, sedang baris berikutnya menjorok kedalam.

Bagian-bagian surat
1. Kop Surat
2. Tanggal dibuatnya surat
3. Nomor Surat
4. Lampiran/Hal
5. Hal/Lampiran
6. Surat yang di tujukan
7. Salam Pembukaan
8a. Pendahuluan isi surat
8b. Penjelasan isi surat
8c. Penutup isi surat
9. Salam Penutup
10. Nama jabatan
11. Tanda Tangan
12. Nama yang mendatangani
13. Tembusan
14. Halaman lampiran surat/Inisial

 

6.    BENTUK RESMI INDONESIA LAMA

Bentuk resmi Indonesia lama yaitu penulisan alamat surat diketik sebelah kanan di bawah tanggal surat.

Bagian-bagian surat
1) Kop Surat
2) Perihal dan Nomor Surat
3) Tempat, tanggal dan tahun Surat
4) Salam Pembuka
5) Isi Surat
6) Inti atau Pokok Surat
7) Salam Penutup
8) Tandatangan dan nama terang.


7.      BENTUK RESMI INDONESIA BARU 

Bentuk resmi Indonesia baru merupakan variasi bentuk setengah lurus dan bentuk resmi Indonesia, bedanya dengan bentuk setengah lurus terletak pada penulisan salam penutup yang berada  pada margin kanan yang setara dengan penulisan tembusan.
Bagian-bagian surat
1.Kepala Surat/Kop Surat
2.Nomor Surat
3.Tanggal Surat
4.Lampiran Surat
5.Hal atau Perihal
6.Alamat Dalam Surat (siapa yang dituju)
7.Salam Pembuka
8.Isi Surat :
    a) Alenia Pembuka
    b) Alenia Isi
    c) Alenia Penutup
9.Salam Penutup
10.Pengirim Surat
11.Tembusan Surat
12.Inisial

 

CIRI-CIRI BAHASA SURAT

 

Bahasa surat biasanya memiliki cirri-ciri yaitu jelas isinya, lugas, menarik, dan sopan. Untuk lebih lengkapnya, lihat pembahasan berikut ini:

 

JELAS

Bahasa surat yang jelas maksudnya tidak hanya mudah dimengerti tetapi harus terbebas dari salah tafsir atau rancu, sehingga data-data yang dituangkan dalam surat sesuai dengan sasaran yang diinginkan. Bahasa dalam surat juga harus dapat menjelaskan siapa yang membuat surat itu kepada siapakah surat itu ditujukan. Oleh karena itu, surat harus menggunakan pilihan kata-kata yang cermat, kalimat yang utuh tidak menggantung, dan tanda baca yang benar serta tidak terlalu banyak menggunakan kata-kata atau istilah asing.

 

LUGAS

Lugas artinya sederhana, praktis, bersahaja (simple). Jika diterapakn dalam pada penulisan kalimat dalam surat, berate kalimat yang digunakan harus langsung menunjukkan persoalan atau permasalahan yang pokok-pokok saja, tidak bertele-tele serta dapat mengungkapkan gagasan secara tepat sesuai dengan maksud yang dikehendaki.

Cara yang dapat dilakukan oleh penulis surat agar diperoleh bahasa surat yang lugas adalah sebagai berikut:

1)      Menghilangkan unsur-unsur yang tidak diperlukan

2)      Menghilangkan basa-basi

3)      Menambahkan unsur penjelas yang hilang

4)      Menggunakan istilah yang biasa digunakan dalam surat niaga

5)      Menempatkan tanda baca yang tepat

 

MENARIK DAN SOPAN

Bahasa yang menarik adalah bahasa yang hidup, lugas, jelas, wajar, enak dibaca, tidak kaku, tidak menggunakan kata-kata yang telah using, dan tidak menggunakan kata makian yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Bahasa yang menarik juga menghindari pengulangan kata yang mengakibatkan nada surat menjadi monoton atau membosankan lawan bicara.

Bahasa surat yang sopan maksudnya bahasa yang digunakan sederhana sesuai kaidah bahasa umumnya dan tidak menggunakan bahasa yang berlebihan sserta kata-kata yang merendahkan martabat orang lain.

 

PENGGUNAAN TATA BAHASA DALAM SURAT-MENYURAT

Pemakaian tata bahasa yang tepat dalam surat-menyurat memudahkan anda dalam memahami kalimat surat. Tata bahasa meliputi ejaan dan tanda baca (fungtuasi).

 

1)      EJAAN

Ejaan meliputi penulisan huruf, penulisan kata, dan penulisan unsure serapan.

a)      Penulisan huruf

Huruf capital sebagai huruf pertama digunakan dalam penulisan unsur serapan.

Nama gelar (keturunan, agama, dan kehormatan), pangkat, jabatan, dan gelar akademis yang diikuti dengan nama orang. Contoh : Cut Nyak Dien, Haji Amirudin, Prof. Soetjipto.

Nama bahasa, suku bangsa, dan bangsa. Contoh: bahasa Jepang, suku Indian, bangsa Mesir

Nama tahun, bulan, hari, dan peristiwa bersejarah. Contoh. Tahun Kabisat,bulan April, har senin, dan hari Pahlawan.

b)      Penulisan Kata

Perhatikan penulisan kata-kata berikut.

Kata dasar merupakan kata yang berdiri sendiri. Contoh: majalah, kantor, dan kemarin

Kata berimbuhan merupakan kata yang mendapatkan awalan atau akhiran. Contoh: perkantoran, bacaan, dan memasak

Kata ulang ditulis menggunakan tanda hubung antara kata yang diulang. Contoh: surat-mnyurat, bahu-membahu, dan masak-masak.

Kata gabungan yang diapit oleh imbuhan, maka pemulisannya digabung. Contoh: mempertanggungjawabkan, memperjualbelikan, dan melipatgandakan.

Kata gabungan yang menggunakan awalan atau akhirannya saja ditulis terpisah, karena awalan dan akhirannya hanya terdapat pada salah satu kata gabungan. Contoh: beri tatahukan dan bertanggung jawab.

Kata majemuk penulisan dipisah jika salah satu katanya tidak berdiri sendiri, dan digabung bila sudah dianggap satu kata. Contoh: kerja sama, tanda tangan, daripada dan apabila.

Kata depan di,ke, dan dari yang berfungsi menunjukkan nama tempat/arah, maka penulisannnya dipisah. Contoh dari desa, ke Jakarta, dan di lemari.

Kata pun penulisannya dipisah dari kata yang mendahuluinya, kecuali pada kata ungkapan tetap seperti meskipun, walaupun. Contoh: saya pun dan anda pun

 

c)      Penulisan unsur serapan

Penulisan unsur serapan dari bahasa asing perlu diperhatikan ketentuannya.

Contoh:

Management = Manajemen               Apotheek= Apotek

Kwitantie      = Kuitansi                    Psychology= Psikologi

 

2)      TANDA BACA

Tanda titik

Pada akhir kata singkatan, maka menggunakan satu tanda titik.

Satu kata yang disingkat, maka menggunakan satu tanda titik. Contoh: nomor disingkat No., jalan disingkat Jln

Dua kata yang disingkat, maka mengguanakn dua tanda titik. Contoh: Sarjana Teknik, disingkat S.T, sampai dengan disingkat s.d.

Tiga kata yang disingkat, maka pada akhir singkatan dipakai satu tanda titik. Contoh: dan kawan-kawab disingkat dkk.

Tanda koma

Tanda koma dapat digunakan untuk:

Memisahkan dua kalimat setara yang kalimat keduanya didahului dengan kata namun, tetapi, bahkan, melainkan, dan sedangkan.

Merinci hal yang lebih dari dua.

Tanda titik dua

Tanda titik dua digunakan pada akhir pernyataan yang diikuti dengan rinciannya. Tanda titik dua tidak dipakai pada akhir pernyataan yang sebelum perinciannya didahului dengan kata adalah, sebagai berikut, yaitu.

Tanda garis miring

Penulisan tanda garis miring setelah kata atau sebelum kata tidak menggunakan spasi. Contoh: organisasi/perhimpunan.