Kamis, 12 November 2020

PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN | OTKK | 14

 PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN

Berikut ini terdapat beberapa proses penyusunan anggaran, yaitu sebagai berikut:

 

1. Departemen Anggaran

Departemen anggaran adalah departemen yang bertugas mengadministrasikan aliran informasi sistem pengendalian melalui anggaran, fungsi :

  • Menerbitkan prosedur dan formulir untuk penyusanan anggaran
  • mengkoordinasikan dan menerbitkan setiap asumsi-asumsi dasar yang dikeluarkan kantor pusat untuk digunakan dalam menyusun anggaran
  • Menjamin bahwa informasi di komunikasikan secara wajar diantara unit-unit organisasi yang saling berhubungan.
  • Membantu pusat-pusat pertanggung jawaban didalam menyusun anggaran
  • Menganalisis usulan anggaran dan membuat rekomendasi, pada penyususan anggaran dan manajemen puncak.
  • Menangani proses pembuatan repisi anggaran selama tahun tersebut
  • Menganalisis laporan prestasi sesungguhnya dibandingkan anggarannya, menginterprestasiakan hasilnya dan menyiapkan laporan ringkas untruk manajemen puncak.
  • Mengkoordinasikan dan secara fungsional mengendalikan pekerjaan departement anggaran Di eselon yang lebih rendah

 

2. Komite Anggaran

Adalah komite yang dibentuk oleh manajemen puncak untuk mengkoordinasikan proses manajemen dalam penyusunan anggaran. Tugas komite anggran :

  1. Mengusulkan kepada manajemen puncak mengenai pedoman umum penyusunan anggran.
  2. Menyebarkan pedoman tersebut setelah disetujui manajemen puncak.
  3. Mengkoordinasikan berbagai usulan anggaran yang disusun secara terpisah oleh berbagai uinit organisasi.
  4. Menyelesaikan perbedaan yang timbul diantara usulan anggraan.
  5. Menyerahkan anggaran final pada manajemen puncak dan dewan komisaris untuk di sahkan.
  6. Mendistribusikan anggaran yang telah di sahkan kepada berbagai unit organisasi.

Tipe Anggaran

Berikut ini terdapat beberapa tipe anggaran, yaitu sebagai berikut:

1. Ceiling Budget

Tipe anggaran yang dipakai untuk tujuan-tujuan pengawasan dinamakan Ceiling Budget. Anggaran jenis ini mengawasi suatu instansi secara langsung dengan cara menentukan batas-batas pengeluaran melalui peraturan penggunaan/pemberian, atau secara tidak langsung dengan cara membatasi penghasilan instansi pada sumber yang diketahui dan jumlah yang terbatas.

2. A Line-Item Budget

Tipe ini menggolongkan pengeluaran-pengeluaran berdasarkan jenis, digunakan untuk mengawasi jenis-jenis pengeluaran dan juga jumlah totalnya.

3. Performance and Program Budgets

Tipe ini berguna untuk menspesifikasi aktivitas-aktivitas atau program-program berdasarkan mana dana digunakan, dan dengan cara demikian membantu dalam evaluasinya. Dengan cara memisahkan pengeluaran-pengeluaran berdasarkan fungsi (seperti kesehatan atau keamanan public) atau berdasarkan jenis pengeluaran (seperti kepegawaian dan peralatan) atau berdasarkan sumber penghasilan seperti pajak kekayaan atau biaya-biaya pemakaian (user fees), para administrator dan para anggota legislatif bisa mendapatkan laporan-laporan yang tepat mengenai transaksi-transaksi keuangan, untuk mempertahankan baik efisiensi ke dalam maupun pengawasan dari luar.

 

Contoh Anggaran

Sejati Sejahtera ingin membuat ramalan penjualan tahun 2020. Adapun data jualan actual selama 4 tahun terakhir sebagai berikut :

Tahun

Penjualan

2016

4,400 Unit

2017

4,000 Unit

2018

3,800 Unit

2019

3,900 Unit

16,100 Unit

Pada Tahun 2020 Perusahaan berencana menjual satu jenis barang dengan harga jual per unit @ sebesar Rp. 100. Harga jual / unit tiap triwulan tahun 2020 mendatang diperkirakan naik 10% dari triwulan dibelakangnya. Perkiraan jualan triwulan I = 30 %, II = 20 % , III = 20 % dan IV = 30 %.

Berdasarkan data diatas, buatlah ramalan jualan tahun 2020 dengan metode kuadrat terkecil dan susunlah anggaran jualan tiap triwulannya.


Jawab :

  • Ramalan penjualan menggunakan metode kuadrat terkecil.

n

Tahun

Penjualan ( Y )

X

X2

XY

1

2016

4,400 Unit

2

2017

4,000 Unit

1

1

4,000

3

2018

3,800 Unit

2

4

7,600

4

2019

3,900 Unit

3

9

11,700

16,100 Unit

6

14

23,300

                         

persamaan garis lurus metode kuadrat terkecil : a + bX

 

n ∑ XY – ∑X ∑Y

Cari b                 :   ———————————–

                     n ∑X2 – ( ∑X )2

b = ( 4 * 23,300 ) – ( 6 * 16,100) / ( 4 * 14 ) – ( 6 ) 2

= 93,200 – 96,600 / 56 – 36

   = – 3,400 / 20

   = – 170

Cara Cari a = ∑Y / n   –   b   ∑X / n

a   = 16,100 / 4     –   ( – 170 )   6 /4

   = 4025 + 255

   = 4280

Jadi persamaan garis lurus metode kuadrat terkecil : a + bX

Ramalan Penjualan 2020 =   4,280 + ( – 170* 4 )

                                               =   4,280 – 680

                                               =   3,600 Unit.


Anggaran Penjualan

Perkiraan Penjualan Triwulan I :

30 % * 3,600 * Rp. 100   = Rp. 108,000

Perkiraan Penjualan Triwulan II :

20 % * 3,600 * Rp.100   = Rp. 72,000

Perkiraan Penjualan Triwulan III :

20% * 3,600 * Rp.100     = Rp. 72,000

Perkiraan Penjualan Triwulan IV :

30% * 3,600 * Rp. 100   = Rp. 108,000

Anggaran Penjualan Setahun adalah Rp. 360,000

 

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT E-BOOK | SIMDIG | 15

 

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT E-BOOK

1. Tentukan Topik

Topik adalah pokok pembicaraan atau subjek yang dibahas. Misalnya, temanya “Jurnalistik”, topiknya “Menulis Berita”.

2. Tentukan Judul

Judul adalan turunan dari tema dan topik. Dari contoh poin 1, judulnya misalnya “Cara Menulis Berita yang Baik dan Menarik”.

3. Buat Outline

Outline adalah kerangka tulisan. Misalnya: pengertian berita, karakteristik berita, cara menulis berita.

Outline akan membantu Anda untuk fokus, sehingga Anda dapat menentukan apa yang akan ditulis. Mulai dari kalimat pertama sampai kalimat terakhir sampai sebuah kesimpulan.

Kerangka tulisan dapat mempercepat Anda dalam menyelesaikannya dengan efektif.

4. Tulis eBook

Setelah Anda selesai membuat outline atau kerangka eBook, selanjutnya adalah melengkapinya dengan artikel. Untuk menulis eBook, Anda dapat menggunakan Open Office yang bisa didapat secara gratis.

Selain itu, fitur lengkapnya yang memunginkan Anda melakukan eksport dari file .doc ke file .pdf.

5. Sertakan gambar

Sisipkan gambar agar lebih menarik. Gunakan gambar sendiri lebih baik. Kita juga bisa mendapatkan gambar gratis bebas hak cipta (free copyright) melalui Free Images dll.

6. Buat Cover

Cover merupakan ciri khas buku yang berisi judul buku, penulis, dan gambar ilustrasi.

Meskipun ada istilah “Don’t judge a book by its cover“, tapi untuk Anda yang akan membuat eBook, pastikan untuk menggunakan cover yang menarik.

Cara Membuat eBook dengan MS Office

Berikut ini cara membuat eBook dengan menggunakan Microsoft Office. Saya masih menggunakan MS Office Words 2007.

1.      Tulis naskah buku di MS Words

2.      Klik File > “Save As”

3.      Pilih PDF or XPS

4.      Kasih Nama and “Save”

5.      Selesai.


MENYUNTING PERSENTASI | TEKPER | 15

 MENYUNTING PERSENTASI

1. Memasukan teks kedalam slide

  • Klik pada kotak klik to add title
  • Ketikan teks yang dikehendaki
  • Lakukan hal yang sam pada kotak klit to add sub title, dan ketikkan teks yang anda kehendaki didalamnya

Cara lain untuk memasukan teks kedalam slide adalah melalui area out line.

2. Menambah slide baru

Setelah anda mengisi teks pada slide pertama yang berisi judul dan sub judul, tentunya anda ingin menambahkan slide berikutnya bukan ? cara yang paling mudah menambah slide baru adalah sbb :

  • Klik icon menu slide yang terdapat pada toolbar formatting, atau klik menu insert > new slide atau anda dapat menekan ctrl+m
  • Memilih slide layout Setelah menambah slide yang baru, langkah selanjutnya adalah memilih layout yang diperlukan. Pastikan jendela taks pane berisi tampilan slide layout . pilih layout slide berikutnya sesuai dengan keinginan anda. Jika jendela taks pane belum berisi tampilan slide layout, klik lah menu format > slide layout.

3. Memilih slide design

Jika sebelumnya anda membuat presentasi dengan memilih blank presentation, slide presentasi anda belum memiliki desain. Anda dapat menambahkan desain dengan cara sbb:

  • Klik icon slide desigen pada toolbar formatting Atau klik menu format > slide design
  • Pililah desain yang dikehendaki pada jendela taks pane
  • Jika anda masih merasa kurang puas dengan koleksi desain yang ditampilkan, anda dapat mencoba mencari desaain yang lain dengan mengklik icon browse pada bagian bawah jendela taks pane
  • Selanjutnya, anda dapat memilih desain pada folder 1033 atau folder presentation design.

Jika masih kurang puas juga, anda dapat mencaari desain template dimicrosoft office online pada jendela task pane , tentu saja anda harus online internet terlebih dahulu.

4. Berpindah keslide yang ingin disunting

Setelah membuat beberapa slide, ada kalanya anda ingin kembali menyunting slide sebelumnya atau berikutnya, caranya sbb:

  • Klik slide yang berada pada area slides
  • Atau geser-geser scroll bar fertikal sampai pada posisi slides yang anda inginkan.
  • Atau dengan mengklik icon next slide/ previous slides.

5.  Mengubah tampilah view

Untuk menghapus sebuah slide dengan mudah dan agar dapat memindahkan urutan slide, sebelumnya anda harus mengetahui view terlebih dahulu, yaitu mode-mode untuk menampilkan slide. Dalam Microsoft power point terdapat tiga buah mode view sbb:

  • Normal view
  • Slide sorter view
  • Slide show
  • Mengubah normal view keslide sorter view.
  • Klik menu view >slide sorter .

6. Mengubah normal view ke slide show

  • Klik menu view >slide show Atau anda dapat menekan f5 untuk mengubah ketampilan slide show, dan tekan esc untuk kembali ketampilan normal view
  • Cara lain untuk memilih jenis view, anda dapat menggunkan icon-icon view yang terletak disebelah kiri bawah jendela Microsoft power point

e. Memindahkan urutan slide

Untuk memindahkan urutan slide, terlebih dahulu anda membuka tampilan presentssi dengan menggunakan view slide sirter.

  • Klik slide yang akan dipindahkan, kemudian drak ketempat yang diinginkan,misalnya slide I tarik keslide III.
  • Atau klik slide yang akan dipindahkan, kemudian tekan ctrl+x
  • Atau klik icon cut pada toolbar formatting atau klik menu edit > cut
  • Kemudian letakkan insert tion point ketempat yang diinginkan
  • Tekan ctrl+v atau klik icon paste pada toolbr formatting atau klik menu edit > paste

1. Meng-copy slide

  • Buka tampilah presentasi dengan menggunakan view slide sorter.
  • Klik slide yang akan dipindahkan, tekan ctrl+drak ketempat yang diinginkan
  • Atau klik slide yang akan dicopy , tekan ctrl +c atau klik icon copy pada toolbar formatting atau klik menu edit > copy
  • Kemudian letakkan insert tion point ketempat yang diinginkan, tekan ctrl+v atau klik icon paste pada toolbar formatting atau klik menu edit> paste

2. Menghapus sebuah slide

  • Buka tampilan presentasi dengan menggunakan view slide sorter.
  • Atau buka tampilan presentasi menggunakan view normal,pilih area slides.
  • Klik slide yang akan dihapus
  • Tekan tombol delete pada keyboard

3. Menyisipka slide

  • Buka tampilan presentation dengan enggunakan view slide sorter
  • Letakkan insertion point diantara slide yang ingin disisipkan , misalkan diantara slide 2 dan slide 3
  • Klin icon new slide pada toolbar formatting
  • Atau klik menu insert > new slide
  • Atau tekan ctrl +m

f. Memasukan gambar kedalam slide

Terdapat dua cara dalam memasukan gambar kedalam slide.

Cara pertama :

  • Pilih layout slide yang content layoutnya mengandung media clipart
  • Klik icon star pada clipart
  • Pilih gambar yang diinginkan

Cara kedua :

  • Letakkan penunjuk mouse pada area slide
  • Klik menu insert
  • Sorot picture
  • Klik clipart/wordart/from file/autoshape/organization chart
  • Pilih gambar atau objek yang diinginkan klik ok
  • Aturkan posisi dan ukurannya (caranya sama seperti mengatur gambar pada Microsoft word)

g. Memasukan background ke dalam slide

  • Pilih slide yang akan diberi layar belakang.
  • Klik menu format>background.
  • Akan muncul kotak dialog bacgroun.
  • Klik kotak yang dibawahnya untuk memilih jenis-jenis background
  • Pilih fill effect.
  • Pililah salah satu kategori background.
  • Klik tab gradientuntuk memilih background berupa gradient
  • Klik tab texture untuk memilih background berupa tekstur.
  • Klik tab pattern untuk memilih background berupa pattern.
  • Klik tab picture untuk memilih background berupa gambar
  • Klik ok
  • Klik apply atau apply to all