Rabu, 29 Juli 2020

BIDANG-BIDANG ENTITAS/UNIT JASA KEUANGAN | ETIKA PEOFESI | 2



MENGENAL SEKTOR INDUSTRI JASA KEUANGAN

1.BIDANG-BIDANG ENTITAS/UNIT JASA KEUANGAN

a.Perusahaan Penjaminan Kredit
Perusahaan penjaminan kredit merupakan salah satu badan hukum yang bekerja pada bidang keuangan dimana kegiatan pokok dari perusahaan ini adalah memberikan pinjaman kredit kepada nasabah. Perusahaan penjaminan kredit bertujuan untuk membantu Usaha Kecil, Usaha Menengah, Usaha Mikro untuk mengakses dana dari lembaga keuangan lain, misalnya perbankan.
 
b.Perusahaan Penjaminan Infrastruktur
Perusahaan penjaminan infrastruktur merupakan salah satu bentuk perusahaan persero. Tujuan dari pendirian perusahaan ini adalah untuk memberi jaminan kepada proyek-proyek yang bekerjasama dengan pemerintah namun badan usaha ini bergerak hanya di bidang infrastruktur yang dilakukan dengan cara menyediakan penjaminan infrastruktur.
 
c.Lembaga Penyediaan Ekspor Indonesia
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 Tentang lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau (LPEI) dibentuk demi membantu dan mendukung kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mendorong ekspor barang-barang asli dalam negeri menuju Negara-negara tertentu.
 
d.Perusahaan Pembiayaan Sekunder Perumahan
Fungsi atau tugas dari pendirian perusahaan ini adalah untuk menyediakan berbagai macam pembiayaan perumahan. Tujuan dari pembiayaan perumahan antara lain untuk meningkatkan kapasitas pembiayaan perumahan agar dapat dijangkau oleh masyarakat di berbagai kalangan. Di Indonesia hanya ada satu Perusahaan Pembiayaan Sekunder Perumahan, nama perusahaan tersebut adalah PT Sarana Multigriya Finansial atau sering disingkat dengan PT. SMF (persero).
 
e.Perusahaan Pegadaian
Pemerintah memiliki program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelas menengah ke bawah.Untuk meningkatkan dan mendukung program pemerintah tersebut, perusahaan pegadaian didirikan untuk memberi kemudahan bagi usaha skala mikro, kecil dan menengah dalam mencari pinjaman modal dengan bunga pinjaman yang tergolong kecil.Pemberian pinjaman memiliki dasar hukum gadai dan fidusia.
 
f.Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
Lembaga jasa keuangan ini sering disebut dengan BPJS yang didirikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.Perusahaan ini memberikan jaminan dalam berbagai bentuk, yaitu jaminan kematian, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan pensiun, dan jaminan hari tua.Jenis jaminan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat yang menggunakan BPJS.
 
g.Lembaga Keuangan Mikro
Lembaga Keuangan Mikro (LKM) didirikan tidak hanya untuk mendapat keuntungan semata.Lembaga jasa keuangan ini bergerak khusus dalam bidang pemberian jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.Caranya adalah dengan memberi pinjaman dan pembiayaan secara langsung untuk usaha yang berskala mikro baik kepada anggotanya atau kepada masyarakat.Perusahaan ini juga melakukan pengelolaan uang simpanan masyarakat atau kelompok dan bersedia memberi konsultasi dalam pengembangan usaha yang dilakukan oleh kelompok masyarakat maupun individu.
 

2.JENIS-JENIS ENTITAS YANG TERMASUK DALAM SEKTOR INDUSTRI JASA KEUANGAN

a.BANK MANDIRI
b.BANK BTN
c.BANK BNI
 

3.JENIS-JENIS ENTITAS DALAM BIDANG USAHA DAN KEPEMILIKAN

a.Perbankan
1).BII Syariah
2).CIMB Syariah
b.Pemerintah
1).ASKES
2).ASURANSI
 

PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI SEKTOR INDUSTRI JASA KEUANGAN | ETIKA PROFESI | 1




MENGENAL SEKTOR INDUSTRI JASA KEUANGAN

1.PENGERTIAN SEKTOR INDUSTRI JASA

Definisi umum sektor industri jasa/tersier adalah menghasilkan suatu jasa dari produk akhir seperti pada sektor industri produksi/sekunder.Tiga sektor ekonomi adalah :

a.Sektor primer adalah sektor yang mengambil seluruh bahan dari alam secara langsung. Misalnya pertanian, perikanan, kehutanan.
b.Sektor sekunder adalah sektor mengolah hasil dari sektor primer menjadi barang jadi. Misalnya konstruksi, manufaktur (produksi).
c.Sektor tersier adalah sektor penghasil jasa. Misalnya perbankan,transportasi.

Kadang sebuah sektor tambahan, “sektor kuartener” diartikan sebagai berbagi informasi (yang secara normal dimiliki oleh sektor tersier).

Bisnis sektor jasa yang semakin meningkat berfokus pada ide “ekonomi pengetahuan” dengan memahami apa yang diinginkan konsumen dan bagaimana mengirimkannya dengan cepat dan efisien.

Satu contoh baik dari hal ini ialah industri perbankan yang telah mengalami perubahan besar beberapa tahun belakangan ini. Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, bank dengancepat mengurangi jumlah staf yang dibutuhkan. Banyak  omunitas bank dan bangunan telah bergabung untuk membentuk bisnis yang lebih ramping yang mampu menghasilkan lebih banyakkeuntungan dari basis pengguna luas. Kunci proses ini adalah memperoleh informasi mengenai pengguna jasa dan memberikan mereka produk-produk baru.


2.PENGERTIAN SEKTOR INDUSTRI JASA KEUANGAN

Menurut DFID (Department For International Development) sektor keuangan adalah seluruh perusahaan besar atau kecil, lembaga formal atau informal di dalam perekonomian yang memberikan pelayanan keuangan kepada konsumen, para pelaku bisnis dan lembaga-lembagakeuangan lainnya. Dalam pengertian yang lebih luas, meliputi segala hal mengenai perbankan, bursa saham (stock exchanges), asuransi, credit unions, lembaga keuangan mikro dan pemberi pinjaman (money lender).

Jasa Keuangan adalah suatu istilah yang digunakan untuk merujuk jasa yang disediakan oleh industri keuangan. Jasa keuangan juga digunakan untuk merujuk pada organisasi yang menangani pengelolaan :
-Dana Bank
-Bank Investasi
-Perusahaan Asuransi
-Perusahaan kartu kredit
-Perusahaan pembiayaan konsumen dan Sekuritas

Merupaka contoh perusahaan dalam industri ini yang menyediakan berbagai jasa yang terkait dengan uang dan investasi. Jasa keuangan adalah industri dengan pendapatan terbesar di dunia, pada tahun 2004 industri ini mewakili 20% kapitalisasi pasar.


3.CIRI-CIRI ENTITAS YANG TERMASUK DALAM SEKTOR KEUANGAN

a.Tidak memproduksi suatu barang
b.Tidak memiliki persediaan bahan baku
c.Aktifitasnya lebih mengarah keinvestasi
d.Mayoritas pengeluaran untuk membayar pegawai
e.Memiliki sumber permodalan yang mayoritas dari modal sendiri atau investasi yang tidak memiliki bunga tinggi
f.Aktiva dineracanya mayoritas terdiri dari piutang, kas dan asset tetap.