Selasa, 18 Agustus 2020

ANGGARAN PERUSAHAAN DAN TATA KELOLA KEUANGAN | OTKK | 4



ANGGARAN PERUSAHAAN DAN TATA KELOLA KEUANGAN

Anggaran adalah salah satu aspek terpenting dalam sebuah perusahaan. Anggaran adalah perencanaan dalam perusahaan atau organisasi yang disusun pada periode yang sudah ditentukan. Dalam perusahaan, anggaran adalah bentuk perencanaan sebagai upaya mengestimasikan keuangan perusahaan. Tentunya, anggaran memiliki peran penting sebagai bentuk pemantauan laju pertumbuhan ekonomi internal di dalam perusahaan.

A.FUNGSI ANGGARAN :


Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
a. Fungi Perencanaan
Perencanaan merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan dasar pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen lainnya.
Winardi memberikan pengertian mengenai perencanaan sebagai berikut:
"Perencanaan meliputi tindakan memilih dan menghubungkan fakta-fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang dalam hal memvisualisasi serta merumuskan aktifitas-aktifitas yang diusulkan yang dianggap perlu untuk mencapai basil yang diinginkan".
Dari kutipan di atas disimpulkan bahwa sebelum perusahaan melakukan operasinya, pimpinan dari perusahaan tersebut harus lebih dahulu merumuskan kegiatan-kegiatan apa yang akan dilaksanakan di masa datang dan hasil yang akan dicapai dari kegiatan-kegiatan tersebut, serta bagaimana melaksanakannya. Dengan adanya rencana tersebut, maka aktifitas akan dapat terlaksana dengan baik.

b. Fungsi Pengawasan
Anggaran merupakan salah satu cara mengadakan pengawasan dalam perusahaan. Pengawasan itu merupakan usaha-usaha yang ditempuh agar rencana yang telah disusun sebelurnnya dapat dicapai. Dengan demikian pengawasan adalah mengevaluasi prestasi kerja dan tindakan perbaikan apabila perlu. Aspek pengawasan yaitu dengan membandingkan antara prestasi dengan yang dianggarkan, apakah dapat ditemukan efisiensi atau apakah para manajer pelaksana telah bekerja dengan baik dalam mengelola perusahaan. Tujuan pengawasan itu bukanlah mencari kesalahan akan tetapi mencegah dan nemperbaiki kesalahan. Sering terjadi fungsi pengawasan itu disalah artikan yaitu mencari kesalahan orang lain atau sebagai alat menjatuhkan hukuman atas suatu kesalahan yang dibuat pada hal tujuan pengawasan itu untuk menjamin tercapainya tujuan-tujuan dan rencana perusahaan.

c. Fungsi Koordinasi
Fungsi koordinasi menuntut adanya keselarasan tindakan bekerja dari setiap individu atau bagian dalam perusahaan untuk mencapai tujuan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa
untuk menciptakan adanya koordinasi diperlukan perencanaan yang baik, yang dapat menunjukkan keselarasan rencana antara satu bagian dengan bagian lainnya. Anggaran yang berfungsi sebagai perencanaan harus dapat menyesuaikan rencana yang dibuat untuk berbagai bagian dalam perusahaan, sehingga rencana kegiatan yang satu akan selaras dengan lainnya. Untuk itu anggaran dapat dipakai sebagai alat koordinasi untuk seluruh bagian yang ada dalam perusahaan, karena semua kegiatan yang saling berkaitan antara satu bagian dengan bagian lainnya sudah diatur dengan baik.

d. Anggaran Sebagai Pedoman Kerja
Anggaran merupakan suatu rencana kerja yang disusun sistematis dan dinyatakan dalam unit moneter. Lazimnya penyusunan anggaran berdasarkan pengalaman masa lalu dan taksir-taksiran pada masa yang akan datang, maka ini dapat menjadi pedoman kerja bagi setiap bagian dalam perusahaan untuk menjalankan kegiatannya.
Tujuan yang paling utama dari anggaran adalah untuk pengawasan luar, yaitu untuk membatasi sumber-sumber daya keseluruhan yang tersedia untuk suatu instansi dan untuk
mencegah pengeluaran-pengeluaran bagi hal-hal atau aktivitas-aktivitas yang tidak dibenarkan oleh undang-undang

B.BAGIAN-BAGIAN ANGGARAN


1.Forecasting anggaran : Anggaran yang berisi taksiran (forecast) tentang kegiatan dalam periode tertentu dan taksiran tentang keadaan keuangan perusahaan pada suatu saat tertenu di periode yang akan datang.
2.Variabel anggaran : Anggaran yang berisi tentang tingkat perubahan biaya khususnya biaya yang termasuk kelompok biaya semi variabel, yang berhubungan dengan adanya perbuhan produktivitas perusahaan.
3.Analisis statistik dan matematika : Analisis yang dipergunakan untuk membuat taksiran serta untuk mengadakan penilaian (evaluasi) dalam rangka mengadakan pengawasan kerja, semua analisis perlu dilampirkan dalam anggaran yang disusun.
4.Laporan anggaran : Laporan tentang reaslisasi pelaksanaan anggarn yang dilengkapi dengan barbagai analisis perbandingan antara anggaran dan realisasinya, sehingga dapat diketahui apabila ada penyimpangan.


 C.KEBIJAKAN PENGELOLA KEUANGAN

A. Memahami Kebijakan pengelolaan Keuangan
Kebijakan pengelolaan keuangan adalah bentuk kebijakan yang dilaksanakan oleh pelaku usaha atau kelompok bisnis untuk melakukan pengelolaan sumber dana atau keuangan untuk digunakan seefektif dan seefisien mungkin agar menghasilkan keuntungan sesuai yang direncanakan
1. Sumber Keuangan
Sumber keuangan yang berada dilingkungan organisasi di peroleh melalui tiga macam yaitu
a. Pemerintah
b. Bantuan
c. Milik Perorangan
2. Perencanaan Pengelolaan Keuangan
Adalah suatu panduan yang disusun guna meraih pencapaian tujuan dan membantu peningkatan nilai perusahaan suatu organisasi
3. Fungsi Pengelola Keuangan
a. Dalam kurun waktu tertentu diadakan pengoptimalan berbagai perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan

b. Dalam pelaksanaan sebuah proyek perencanaan perlu meminimalisir terjadinya pembengkakan pengeluaran dana yang tidak diinginkan dikemudian hari
c. Adanya ketersediaan dana yang cukup trencana, dan dapat dialokasikan dengan maksimal
d. Penciptaan lingkungan kerja yang sehat karena didukung oleh siklus keuangan yang berjalan dengan baik
4. Evaluasi dan Analisis Perencanaan Keuangan

a. Pembiayaan Perusahaan (Corporate Financing)
Ketika perusahaan baru didirikan pembiayaan pengeluaran jangka pendek maupun jangka panjang dipenuhi oleh modal awal dari pemilik dan kemampuannya dalam menghasilkan laba
b. Pengeluaran atau Pembiayaan Dana Perusahaan
Dikelompokkan pengeluaran ke dalam pendanaan jangka pendek dan pendanaan jangka panjang
1) Pendanaan Jangka Pendek ( Short Term/ Operatinge Expenditures)
2) Pendanaan jangka panjang ( Long Term/ Capital Expenditures)
c. Penganggaran Modal ( Capital Budgeting)
Penganggaran modal digunakan untuk melakukan tindakan perencanaan dan pembelanjaan pengeluaran modal. Misal membeli peralatan baru agar dapat memperkenalkan produk baru atau memordernisasi fasilitas pabrik.


Previous Post
Next Post

0 komentar: