Rabu, 12 Agustus 2020

MELAKUKAN KOMUNIKASI MELALUI TELEPON | KORESPONDENSI | 4



MELAKUKAN KOMUNIKASI MELALUI TELEPON


PENGERTIAN TELEPON


Pengertian telepon yang dikutip dari wikipedia adalah pesawat yang menggunakan listrik serta kawat, yang digunakan sebagai media bercakap -cakap antara dua orang yang berjauhan.
Pada sekarang ini, telepon kebanyakan beroperasi dengan memakai transmisi sinyal listrik yang menggunakan jaringan telepon.
Sehingga hal tersebut memungkinkan setiap user telepon untuk dapat berkomunikasi dengan user lainnya.
Awal Perkembangan Telepon

Meski Bell bukanlah yang pertama mengemukakan konsep telepon, tapi ia tetap merupakan tokoh penting dalam teknologi telepon berkat pengembangan yang dilakukannya. Bell adalah yang membuat telepon bisa terwujud dalam bentuk fisik melalui karya pertamanya yang bernama Liquid Transmitter. Masih menerapkan sistem yang sangat sederhana, alat ini menggunakan kawat yang dipertemukan dengan air yang bersifat konduktor dan asam. Keduanya menghasilkan tegangan yang dapat mengirimkan percakapan antara dua telepon.
Liquid Transmitter merupakan wujud telepon pertama di dunia dan menjadi fenomenal. Setelahnya, telepon terus dikembangkan, baik dari segi bentuk, teknologi, hingga fungsinya.

Telepon Digital Vs Telepon Analog

 

Apa yang dimaksud dengan telepon digital? 
Sebuah telepon digital bekerja dengan sistem routing melalui IP (Internet Protocol), Anda kemudian akan menggunakan IP telepon/ ponsel. Sistem telepon digital menggunakan (Internet Protocol) untuk mengirim dan menerima komunikasi suara. 

Apa yang dimaksud dengan telepon analog? 
Telepon ini adalah jenis yang paling umum digunakan. Telepon analog menggunakan POTS (Plain Old Telephone Service) jaringan. Misalnya sistem telepon NEC SL1100 berjalan di atas tradisional ISDN atau analog line. 

Apa perbedaan utama antara Telepon Digital vs Telepon Analog? 

Sistem Analog Sistem telepon analog telah ada selama bertahun-tahun, mereka sangat handal dan tradisional. Sistem analog telah mendukung usaha selama beberapa dekade, analog dibangun di atas jalur tembaga dengan POTS. Ketika solusi analog tentang kualitas suara sangat efektif dan bahkan menggabungkan fitur dasar seperti, nada tunggu, redial, speed dial dan bisu. 

Sistem Digital Sistem telepon digital jauh lebih modern. Sistem telepon digital yang dirancang untuk menggabungkan sejumlah besar fitur dan kemampuan. Digital berjalan melalui VoIP (Voice Over Internet Protocol), sistem digital dapat menggabungkan fitur seperti nada tunggu musik

JENIS – JENIS TELEPON

Berikut ini adalah beberapa jenis telepon yang dibedakan menjadi beberapa kategori, antara lain:
1. Kapasitas
Berikut ini adalah beberapa jenis telepon dari segi kapasitas atau kemampuan peralatan yang dipakai oleh telepon, antara lain:
1.Telepon yang memiliki banyak tuts “multi button telephone” lewat telepon ini hubungan telepon yang masuk bisa diatur penyampaiannya terhadap orang yang akan dipanggil. Jenis telepon seperti ini banyak dipakai pada beberapa organisasi.
2.Satu jalur telepon “single line telephone” dapat dengan menggunakan sistem tuts maupun putarangka. Jenis telepon satu ini banyak dipakai oleh masyarakat yang mempunyai fasilitas telepon di dalam rumah.
3.Telepon dengan menggunakan pengeras suara “loudspeaking telephone” yaitu telepon yang tak perlu dipegang pada waktu berbicara.
4.Sistem hunting yaitu satu nomor telepon yang bisa dipakai secara serentak dalam beberapa saluran.
5.Telepon IP melalui internet adalah telepon teknologi baru yang memakai protokol internet di dalam pengoperasiannya.
Telepon IP ini bisa dipakai untuk memindahkan kaitan untuk mengirim fax, mengganti suara, paket video serta bentuk penyampaian informasi lainnya yang sudah dipakai di dalam sistem telepon terdahulu.Telepon IP ini memakai koneksi internet dalam mengirimkan data.
2. Cara peletakannya
Berikut ini adalah jenis telepon berdasarkan cara peletakannya yang biasanya digunakan pada suatu organisasi, antara lain:
a.Telepon dinding “wallphone” yaitu telepon yang diletakkan di dinding.
b.Telepon meja “tablephone” yaitu telepon yang diletakkan di atas meja.
c.Telepon mobil, kapal, maupun pesawat.
3. Jarak jangkauan
Berikut ini adalah beberapa jenis telepon berdasarkan jarak jangkauannya, antara lain:
A.Hubungan interlokal yaitu hubungan telepon antara dua orang dengan jarak yang lumayan jauh. Sebagai contoh hubungan antar kota maupun antar provinsi, tetapi masih dalam satu negara.
Untuk melakukan hubungan telepon ini, maka terlebih dahulu seseorang harus memutar atau menekan nomor kode wilayah dari tempat yang akan dituju.
B.Hubungan lokal “setempat” yaitu hubungan yang dikerjakan di lingkup daerah tertentu. Sebagai contoh di wilayah Banjarnegara. Di hubungan telepon ini tak perlu memakai atau memutar kode wilayah tempat yang akan dituju.
C.Hubungan internasional yaitu hubungan telepon yang dilakukan dua orang dengan jarak yang melewati batas negara. Untuk melakukan hubungan telepon satu ini, seseorang harus menekan nomor kode sambungan internasional dari negara yang akan dituju.

MACAM MACAM HUBUNGAN TELEPON

Sementara itu, hubungan telepon ditinjau dari segi jarak jangkauannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu:
1.Hubungan lokal “setempat” yakni hubungan yang dilakukan pada lingkup daerah tertentu misalnya daerah Bandung. Pada hubungan ini tidak perlu menggunakan atau memutar kode area tempat yang dituju.
2.Hubungan interlokal yakni hubungan telepon antara dua orang yang jaraknya cukup jauh misalnya antar kota atau antar provinsi, namun tetap dalam satu negara. Untuk melakukan hubungan ini, terlebih dahulu seseorang harus menekan atau memutar nomor kode wilayah tempat yang dituju.
3.Hubungan internasional yakni hubungan telepon dua orang yang jaraknya melewati batas negara, untuk melakukan hubungan ini seseorang harus menekan nomor kode sambungan internasional negara yang dituju.

MELALKUKAN PANGGILAN TELEPON KELUAR

Langkah – langkah menelepon
1.pastikan terlebih dahulu apa tujuan melakukan telepon. Tentukan dahulu dengan siapa harus berbicara serta informasi apa yang ingin didapatkan dari pembicaraan tersebut. Akan lebih baik jika disusun terlebih dahulu hal-hal yang ingin dibicarakan.
2.persiapkan semua perlengkapan menelepon seperti pulpen dan kertas, serta nomor telepon yang akan situju
3.angkap gagang telepon, kemudian tekan nomor yang dituju, dengarkan nada panggil
4.apabila telepon tersambung, ucapkan salam pembuka, kemudian pastikan nomor yang dituju benar
5.sampaikan identitas diri dan kantor, kemudian utarakan maksud dan tujuan
6.lakukan pembicaraan dengan memperhatikan sikap dan etika menelepon yang baik
7.jika pembicaraan selsai, ucapkan salam penutup, kemudian letakan gagang telepon secara perlahan



Previous Post
Next Post

0 komentar: