Langsung ke konten utama

MENGETIK | TEKPER | 4




MENGETIK


A. PENGERTIAN MENGETIK

Mengetik adalah memasukan data berupa tulisan atau angka ke dalam komputer menggunakan keyboard.

B. METODE MENGETIK

1.  Metode 10 Jari
Metode mengetik 10 (sepuluh) jari adalah metode di mana tiap jari melakukan ketikan pada tuts yang telah ditentukan batasnya.  Pada metode ini gerakan jari harus dilakukan dengan ketikan-ketikan teratur dan dibuat seakan-akan otomatis yang keadaannya tergantung semata-mata pada perasaan (touch feeling) kita.
Teknik mengketik atau menombol tuts menggunakan mesin ketik manual membutuhkan ketikan yang lebih kuat dari pada menggunakan keyboard komputer. Hal ini dikarenakan keyboard komputer sifatnya lebih mudah ditekan atau ditombol dibandingkan mesin ketik manual.
Oleh karena itu ketikan atau penombolannya harus dilakukan dengan lembut (soft touch system).

2.  Sistem Membuta
Pada sistem ini pada saat mengetik, maka seluruh perasaan dan pandangan tertuju pada naskah dan tidak boleh melihat tuts atau melihat hasil ketikan pada mesin ketik atau layar monitor.  Jari-jari secara otomatis harus dapat melakukan tugasnya pada tuts yang sudah ditentukan, karena itu tidak perlu lagi melihat tuts. Jadi dapat disimpulkan bahwa mengetik dengan sistem membuta adalah mengetik dengan hanya melihat naskah tanpa melihat tuts atau hasil ketikan.

3.  Sistem Berirama
Sistem berirama adalah suatu system dimana jarak jatuhnya ketikan jari waktu mengetik harus sama dan berurutan sehingga menghasilkan bunyi dan irama yang sama

Petunjuk dasar mengetik
Persiapan mengetik
a.Aktifkan lembar kerja ms word
b.Mengatur setting halaman (margin dan ukuran kertas)
c.Mengatur orientasi kertas
d.Mengatur lompatan tab ketika tombol “tab” ditekan
e.Mengatur spasi dan paragraf
Letak naskah
Cara yang tepat meletakan naskah adalah disebelah kanan komputer dan agak menyerong menghadap pengetik
Sikap mengetik

Posisi Duduk yang Baik saat Mengetik

1.Posisi paha horizontal, sejajar dengan lantai
2.Posisi telapak kaki menapak ke tanah. Bila tidak, berarti posisi duduk Anda terlalu tinggi
3.Bantalan kursi menopang punggung bagian bawah, sehingga punggung tetap tegak
4.Rubah posisi duduk Anda secara berkala selama bekerja, karena duduk dalam posisi yang tetap dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan ketidaknyamanan
5.Punggung santai tapi tidak membungkuk
6.Kepala tidak membungkuk atau terlalu condong ke depan

Posisi Meja

1.Letakkan keyboard pada posisi yang membuat lengan terasa rileks
2.Posisi siku dengan meja membentuk sudut 90 derajat
3.Pergelangan tangan pada posisi netral, lurus dan nyaman
4.Saat mengetik, pergelangan tangan berada pada posisi yang tetap, namun bisa menjangkau tombol keyboard dengan jari
5.Tempatkan mouse dekat dengan keyboard, sehingga tak perlu menggerakan tangan terlalu jauh untuk meraihnya

Setelan Monitor

1.Pastikan layar monitor dalam kondisi bersih, sehingga tak ada noda yang menghalangi pandangan mata
2.Atur setelan brighthness dan kontras layar secukupnya sehingga nyaman bagi mata
3.Atur posisi tak layar monitor agar tak memantulkan cahaya yang menyilaukan mata
4.Atur posisi bagian atas layar sejajar atau sedikit di bawah pandangan mata
5.Jarak antara mata ke layar antara 50-60 cm



Postingan populer dari blog ini

FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS | KORESPONDENSI | 14

  A.       FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS               B.       MENULIS SURAT BAHASA INGGRIS 1.        Formal letter Formal letter adalah surat yang di gunakan oleh instansi-instansi resmi Formal letter memiliki banyak ragam. Namun pada subbab kali ini kamu akan mempelajari invitation letter dan announcement letter. a.        Invitation letter (surat undangan) Bagian-bagian invitation letter 1)       Initial details Pada bagian awal memuat kop, alamat penerima, tanggal dan salam pembuka 2)       Introduction Perkenalan diri 3)       Body off letter Uraian semua informasi tentang acara 4)       Appreciation Apresiasi untuk tamu agar menghadiri undangan 5)       Conclusion Surat diakhiri dengan salam penutup b.        Announcement letter (surat pengumuman) Bagian-bagian announcement letter 1)       Letter head (kop surat) 2)       Date (tanggal) 3)       Inside address (pihak yang dituju) 4)       Subject (sub

MENGENAL MANAJEMEN KAS | OTKK | 12

MENGENAL MANAJEMEN KAS Manajemen kas adalah proses pengumpulan dan pengaturan kas perusahaan. Selain itu manajemen kas juga meliputi proses pemanfaatan kas untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Manajemen kas merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan solvabilitas (kesanggupan untuk membayar utang) perusahaan. Bendahara perusahaan atau manajer keuangan seringkali bertanggung jawab terhadap keseluruhan manajemen kas dan tanggung jawab lainnya yang berkaitan dengan kesanggupan membayar utang. Agar lebih memahami manajemen kas maka harus memahami arus kas berikut penjelasan arus kas. Arus Kas Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia definisi arus kas adalah “Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar atau setara kas” Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa arus kas merupakan jumlah kas yang mengalir masuk dan keluar dari suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dengan kata lain, arus kas adalah perubahan yang terjadi dalam perkiraan kas suatu periode tertentu. Aliran

MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA | ETIKA PROFESI | 14

 MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA A.     PENGERTIAN KECELAKAAN KERJA Kecelakaan yaitu suatu kejadian yang tidak diduga atau tidak diinginkan terjadi yang bisa membuat kacau proses yang sudah diatur dari suatu aktivitas dan dapat menimbulkan kerugian baik untuk manusia dan atau harta benda. Sedangkan kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak diduga dan tidak dikehendaki atua tidak direncanakan yang mengakibatkan kerugian untuk manusia, barang ataupun lingkungan.   B.     FAKTOR RESIKO TERJADINYA JECELAKAAN KERJA 1.     Faktor manusia Diantaranya kurangnya keterampilan atau pengetahuan tentang industri dan kesalahan penempatan tenaga kerja. 2.     Faktor material atau peralatannya Misalnya bahan yang seharusnya dibuat dari besi dibuat dengan bahan lain yang lebih murah sehingga menyebabkan kecelakaan kerja. 3.     Faktor sumber bahaya, meliputi: Perbuatan bahaya, misalnya metode kerja yang salah, sikap kerja yang teledor serta tidak memakai alat pelindung diri. Ko