Langsung ke konten utama

FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS | KORESPONDENSI | 14

 

A.      FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS


 

 

 

 

 


 

 B.      MENULIS SURAT BAHASA INGGRIS

1.       Formal letter

Formal letter adalah surat yang di gunakan oleh instansi-instansi resmi

Formal letter memiliki banyak ragam. Namun pada subbab kali ini kamu akan mempelajari invitation letter dan announcement letter.

a.       Invitation letter (surat undangan)

Bagian-bagian invitation letter

1)      Initial details

Pada bagian awal memuat kop, alamat penerima, tanggal dan salam pembuka

2)      Introduction

Perkenalan diri

3)      Body off letter

Uraian semua informasi tentang acara

4)      Appreciation

Apresiasi untuk tamu agar menghadiri undangan

5)      Conclusion

Surat diakhiri dengan salam penutup

b.       Announcement letter (surat pengumuman)

Bagian-bagian announcement letter

1)      Letter head (kop surat)

2)      Date (tanggal)

3)      Inside address (pihak yang dituju)

4)      Subject (subjek surat)

5)      Salutation (salam pembuka)

6)      Body off letter (kalimat pembuka dan isi surat)

7)      Complimentary close (salam penutup)

8)      Signature (tanda tangan)

 

2.       Application letter

Dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan surat lamaran pekerjaan

Bagian-bagian application letter

1)      Address

2)      Date

3)      The inside address (alamat yang dituju)

4)      The salutation (salam pembuka)

5)      The body (isi surat)

6)      Complimentary close (salam penutup)

7)      The signature (tanda tangan)

 

3.       Business letters

Dalam Bahasa Indonesia disebut surat bisnis atau surat niaga

Ada beberapa jenis dalam surat niaga yaitu

1)      Inquiry Letters (Surat permintaan informasi)

2)      Offering/Sales Letters (Surat Penawaran)

3)      Ordering Letters (Surat Pesanan)

4)      Execution Letters (Surat Pengiriman pesanan)

5)      Complains Letters (Surat Pengaduan)

6)      Remittance Letters (Surat penyelesaian pembayaran)

7)      Adjustments Letters (Surat penyelesaian pengaduan)

8)      Collections Letters (Surat Penagihan)

Parts of Business Letters (Bagian-bagian surat)

1)      Heading/Letterhead (Kepala surat)

2)      Dateline (Tanggal surat)

3)      Reference line (Initial)

4)      Inside address (Alamat dalam)

5)      Attention line( Untuk perhatian bila diperlukan)

6)      Salutation (Salam pembuka)

7)      Subject line/Re-line (Perihal)

8)      Body of letter (Isi surat)

9)      Complimentary close (Salam penutup)

10)   Signature (Tanda tangan disertai nama jelas)

11)   Enclosure (Lampiran)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL MANAJEMEN KAS | OTKK | 12

MENGENAL MANAJEMEN KAS Manajemen kas adalah proses pengumpulan dan pengaturan kas perusahaan. Selain itu manajemen kas juga meliputi proses pemanfaatan kas untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Manajemen kas merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan solvabilitas (kesanggupan untuk membayar utang) perusahaan. Bendahara perusahaan atau manajer keuangan seringkali bertanggung jawab terhadap keseluruhan manajemen kas dan tanggung jawab lainnya yang berkaitan dengan kesanggupan membayar utang. Agar lebih memahami manajemen kas maka harus memahami arus kas berikut penjelasan arus kas. Arus Kas Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia definisi arus kas adalah “Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar atau setara kas” Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa arus kas merupakan jumlah kas yang mengalir masuk dan keluar dari suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dengan kata lain, arus kas adalah perubahan yang terjadi dalam perkiraan kas suatu periode tertentu. Aliran

MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA | ETIKA PROFESI | 14

 MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA A.     PENGERTIAN KECELAKAAN KERJA Kecelakaan yaitu suatu kejadian yang tidak diduga atau tidak diinginkan terjadi yang bisa membuat kacau proses yang sudah diatur dari suatu aktivitas dan dapat menimbulkan kerugian baik untuk manusia dan atau harta benda. Sedangkan kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak diduga dan tidak dikehendaki atua tidak direncanakan yang mengakibatkan kerugian untuk manusia, barang ataupun lingkungan.   B.     FAKTOR RESIKO TERJADINYA JECELAKAAN KERJA 1.     Faktor manusia Diantaranya kurangnya keterampilan atau pengetahuan tentang industri dan kesalahan penempatan tenaga kerja. 2.     Faktor material atau peralatannya Misalnya bahan yang seharusnya dibuat dari besi dibuat dengan bahan lain yang lebih murah sehingga menyebabkan kecelakaan kerja. 3.     Faktor sumber bahaya, meliputi: Perbuatan bahaya, misalnya metode kerja yang salah, sikap kerja yang teledor serta tidak memakai alat pelindung diri. Ko