Langsung ke konten utama

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT E-BOOK | SIMDIG | 15

 

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT E-BOOK

1. Tentukan Topik

Topik adalah pokok pembicaraan atau subjek yang dibahas. Misalnya, temanya “Jurnalistik”, topiknya “Menulis Berita”.

2. Tentukan Judul

Judul adalan turunan dari tema dan topik. Dari contoh poin 1, judulnya misalnya “Cara Menulis Berita yang Baik dan Menarik”.

3. Buat Outline

Outline adalah kerangka tulisan. Misalnya: pengertian berita, karakteristik berita, cara menulis berita.

Outline akan membantu Anda untuk fokus, sehingga Anda dapat menentukan apa yang akan ditulis. Mulai dari kalimat pertama sampai kalimat terakhir sampai sebuah kesimpulan.

Kerangka tulisan dapat mempercepat Anda dalam menyelesaikannya dengan efektif.

4. Tulis eBook

Setelah Anda selesai membuat outline atau kerangka eBook, selanjutnya adalah melengkapinya dengan artikel. Untuk menulis eBook, Anda dapat menggunakan Open Office yang bisa didapat secara gratis.

Selain itu, fitur lengkapnya yang memunginkan Anda melakukan eksport dari file .doc ke file .pdf.

5. Sertakan gambar

Sisipkan gambar agar lebih menarik. Gunakan gambar sendiri lebih baik. Kita juga bisa mendapatkan gambar gratis bebas hak cipta (free copyright) melalui Free Images dll.

6. Buat Cover

Cover merupakan ciri khas buku yang berisi judul buku, penulis, dan gambar ilustrasi.

Meskipun ada istilah “Don’t judge a book by its cover“, tapi untuk Anda yang akan membuat eBook, pastikan untuk menggunakan cover yang menarik.

Cara Membuat eBook dengan MS Office

Berikut ini cara membuat eBook dengan menggunakan Microsoft Office. Saya masih menggunakan MS Office Words 2007.

1.      Tulis naskah buku di MS Words

2.      Klik File > “Save As”

3.      Pilih PDF or XPS

4.      Kasih Nama and “Save”

5.      Selesai.


Postingan populer dari blog ini

FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS | KORESPONDENSI | 14

  A.       FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS               B.       MENULIS SURAT BAHASA INGGRIS 1.        Formal letter Formal letter adalah surat yang di gunakan oleh instansi-instansi resmi Formal letter memiliki banyak ragam. Namun pada subbab kali ini kamu akan mempelajari invitation letter dan announcement letter. a.        Invitation letter (surat undangan) Bagian-bagian invitation letter 1)       Initial details Pada bagian awal memuat kop, alamat penerima, tanggal dan salam pembuka 2)       Introduction Perkenalan diri 3)       Body off letter Uraian semua informasi tentang acara 4)       Appreciation Apresiasi untuk tamu agar menghadiri undangan 5)       Conclusion Surat diakhiri dengan salam penutup b.        Announcement letter (surat pengumuman) Bagian-bagian announcement letter 1)       Letter head (kop surat) 2)       Date (tanggal) 3)       Inside address (pihak yang dituju) 4)       Subject (sub

MENGENAL MANAJEMEN KAS | OTKK | 12

MENGENAL MANAJEMEN KAS Manajemen kas adalah proses pengumpulan dan pengaturan kas perusahaan. Selain itu manajemen kas juga meliputi proses pemanfaatan kas untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Manajemen kas merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan solvabilitas (kesanggupan untuk membayar utang) perusahaan. Bendahara perusahaan atau manajer keuangan seringkali bertanggung jawab terhadap keseluruhan manajemen kas dan tanggung jawab lainnya yang berkaitan dengan kesanggupan membayar utang. Agar lebih memahami manajemen kas maka harus memahami arus kas berikut penjelasan arus kas. Arus Kas Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia definisi arus kas adalah “Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar atau setara kas” Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa arus kas merupakan jumlah kas yang mengalir masuk dan keluar dari suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dengan kata lain, arus kas adalah perubahan yang terjadi dalam perkiraan kas suatu periode tertentu. Aliran

MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA | ETIKA PROFESI | 14

 MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA A.     PENGERTIAN KECELAKAAN KERJA Kecelakaan yaitu suatu kejadian yang tidak diduga atau tidak diinginkan terjadi yang bisa membuat kacau proses yang sudah diatur dari suatu aktivitas dan dapat menimbulkan kerugian baik untuk manusia dan atau harta benda. Sedangkan kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak diduga dan tidak dikehendaki atua tidak direncanakan yang mengakibatkan kerugian untuk manusia, barang ataupun lingkungan.   B.     FAKTOR RESIKO TERJADINYA JECELAKAAN KERJA 1.     Faktor manusia Diantaranya kurangnya keterampilan atau pengetahuan tentang industri dan kesalahan penempatan tenaga kerja. 2.     Faktor material atau peralatannya Misalnya bahan yang seharusnya dibuat dari besi dibuat dengan bahan lain yang lebih murah sehingga menyebabkan kecelakaan kerja. 3.     Faktor sumber bahaya, meliputi: Perbuatan bahaya, misalnya metode kerja yang salah, sikap kerja yang teledor serta tidak memakai alat pelindung diri. Ko