Kamis, 05 November 2020

MENERAPKAN PENERIMAAN ANGGARAN | OTKK | 13

 

MENERAPKAN PENERIMAAN ANGGARAN

A. MEMAHAMI PENERIMAAN ANGGARAN

Pengertian Pendapatan

Pendapatan adalah seluruh penerimaan baik berupa uang maupun berupa barang yang berasal dari pihak lain maupun hasil industri yang dinilai atas dasar sejumlah uang dari harta yang berlaku saat itu. Pendapatan merupakan sumber penghasilan seseorang untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan sangat penting artinya bagi kelangsungan hidup dan penghidupan seseorang secara langsung mau pun tidak lagsung (Suroto, 2000).


Menurut PSAK No.23 paragraf 06 Ikatan Akuntan Indonesia (2010;23.2), menyatakan bahwa:

“Pendapatan adalah arus kas masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama suatu periode bila arus masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas, yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal”.


B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN

1.    modal

Berdasarkan sumbernya, modal dapat dibedakan menjadi modal sendiri dan modal asing. Modal sendiri merupakan modal yang berasal dari pemilik perusahaan (pengusaha), sedangkan modal asing adalah modal yang didapat dari hasil pinjaman atau kredit dari lembaga keuangan yang ada. Kekuatan modal yang tertumpu pada kekuatan sendiri akan lebih baik daripada modal berasal dari luar, karena modal dari luar tentu memiliki konsekuensi biaya bunga dan ketergantungan dari pihak luar.

2.    Lama Usaha

Didalam menjalankan suatu usaha, lama usaha memegang peranan penting dalam proses melakukan usaha perdagangan (Widya Utama, 2012). Lamanya suatu usaha dapat menimbulkan suatu pengalaman berusaha, diamana pengalaman dapat mempengaruhi pengamatan seseorang dalam bertingkah laku (Asmie, 2008). Lama pembukaan usaha dapat mempengaruhi tingkat pendapatan, lama seorang pelaku bisnis menekuni bidang usahanya akan mempengaruhi produktivitasnya sehingga dapat menambah efisiensi dan menekan biaya produksi lebih kecil dari pada penjualan (Firdausa, 2013). Semakin lama menekuni bidang usaha perdagangan akan makin meningkatkan pengetahuan tentang selera dan perilaku konsumen serta semakin banyak relasi bisnis dan pelanggan (Asmie dan Wicaksono,2011)

3.    Jumlah Tenaga Kerja

Jumlah tenaga kerja merupakan salah satu variabel yang cukup berpengaruh terhadap besarnya keuntungan para pedagang. Semakin banyak jumlah tenaga kerja atau karyawan yang dimiliki maka para pelanggan pun akan terlayani dengan baik karena adanya efisiensi waktu sehingga kualitas dari pelayanan tersebut akan tampak baik

C. KARAKTERISTIK PENDAPATAN

  1. Aliran masuk atau kenaikan aset.
  2. Aktivitas yang menggambarkan operasi utama yang terus menerus.
  3. Pelunasan, penurunan, atau pengurangan kewajiban.
  4. Suatu entitas (of an entity, of an enterprise).
  5. Produk perusahaan.
  6. Pertukaran produk.
  7. Menyandang beberapa nama atau mengambil beberapa bentuk.
  8. Mengakibatkan kenaikan ekuitas.