Langsung ke konten utama

MENGOPERASIKAN SOFTWARE PRESENTASI | TEKPER | 14

 

MENGOPERASIKAN SOFTWARE PRESENTASI

A. Sejarah

Aplikasi Microsoft PowerPoint ini pertama kali dikembangkan oleh Bob Gaskins dan Dennis Austin sebagai Presenter untuk perusahaan bernama Forethought, Inc yang kemudian mereka ubah namanya menjadi PowerPoint.

Pada tahun 1987, PowerPoint versi 1.0 dirilis, dan komputer yang didukungnya adalah Apple Macintosh. Pada waktu itu, PowerPoint masih menggunakan warna hitam/putih, yang mampu membuat halaman teks dan grafik untuk transparansi overhead projector (OHP). Setahun kemudian, versi baru dari PowerPoint muncul dengan dukungan warna, setelah Macintosh berwarna muncul ke pasaran.

Microsoft pun mengakuisisi Forethought, Inc dan tentu saja perangkat lunak PowerPoint dengan harga kira-kira 14 Juta dolar pada tanggal 31 Juli 1987. Pada tahun 1990, versi Microsoft Windows dari PowerPoint (versi 2.0) muncul ke pasaran, mengikuti jejak Microsoft Windows 3.0. Sejak tahun 1990, PowerPoint telah menjadi bagian standar yang tidak terpisahkan dalam paket aplikasi kantoran Microsoft Office System (kecuali Basic Edition).

B. Pengertian

Perangkat lunak pengolah presentasi adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk mengutarakan ide/gagasan. Program ini dirancang khusus untuk menyampaikan presentasi, baik yang diselenggarakan oleh perusahaan, pemerintahan, pendidikan, maupun perorangan, dengan berbagai fitur menu yang mampu menjadikannya sebagai media komunikasi yang menarik.

Langkah-Langkah  Mengoperasikan Microsoft PowerPoint

Microsoft Power Point

Microsoft power point adalah sebuah program aplikasi untuk presentase (presentation), yaitu membuat program aplikasi layar perlayar silih berganti.

a. Membuka Power Point

  • Klik start
  • Pilih all program
  • Pilih Microsoft Office
  • Pilih Microsoft Office Power Point

b. Membuat presentasi baru

Langkah-langkah untuk membuat presentase baru sebagai berikut :

  • Klik menu [file]>[new]atau ctrl+n
  • Akan keluar jendela Task pane-new presentasion di sebelah kanan
  • Klik [blank presentation pada bagian task pane, maka akan ditampilkan task pane-slide layout
  • Pilih layout slide yang diinginkan
  • Tampilan area kerja power point

 

 

c. Membuat presentasi baru dengan fasilitas template

Langkah-langkah membuat presentasi dengan fasilitas template sbb:

  • Klik menu file
  • Klik new atau tekan ctrl+n
  • Klik design template yang ada pada bagian taks pane, maka akan ditampilkan slide desigen
  • Pilih design yang diinginkan pada kotak daftar pilihan apply a design template

1. Menyimpan presentase baru

  • Klik menu file
  • Klik save atau tekan ctrl+s
  • Akan keluar kotak dialog save
  • Pada file nama ketikkan nama file, contoh project 1.

2. Membuka presentasi

  • Klik menu file
  • Klik open atau tekan ctrl+o
  • Akan muncul kotak dialog open, pilih folder/direktori tempat menyimpan file presentasi pada kotak daftar lok in
  • Pilih nama file presentasi yang akan dibuka pada kotak daftar file name
  • Klik tombol open

3. Menyimpan presentasi yang pernah dibuat dengan nama lain

  • Klik menu file
  • Klik save as
  • Akan muncul kotak dialog save as
  • Pada file name, ketikkan nama file baru yang diinginkan.

4. Menutup presentasi

  • Klik menu file
  • Klik close

5. Keluar dari microsft power point

  • Klik menu file
  • Klik exit atau tekan alt+f4
  • Atau klik tombol close dipojok kanan atas.

Postingan populer dari blog ini

FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS | KORESPONDENSI | 14

  A.       FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS               B.       MENULIS SURAT BAHASA INGGRIS 1.        Formal letter Formal letter adalah surat yang di gunakan oleh instansi-instansi resmi Formal letter memiliki banyak ragam. Namun pada subbab kali ini kamu akan mempelajari invitation letter dan announcement letter. a.        Invitation letter (surat undangan) Bagian-bagian invitation letter 1)       Initial details Pada bagian awal memuat kop, alamat penerima, tanggal dan salam pembuka 2)       Introduction Perkenalan diri 3)       Body off letter Uraian semua informasi tentang acara 4)       Appreciation Apresiasi untuk tamu agar menghadiri undangan 5)       Conclusion Surat diakhiri dengan salam penutup b.        Announcement letter (surat pengumuman) Bagian-bagian announcement letter 1)       Letter head (kop surat) 2)       Date (tanggal) 3)       Inside address (pihak yang dituju) 4)       Subject (sub

MENGENAL MANAJEMEN KAS | OTKK | 12

MENGENAL MANAJEMEN KAS Manajemen kas adalah proses pengumpulan dan pengaturan kas perusahaan. Selain itu manajemen kas juga meliputi proses pemanfaatan kas untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Manajemen kas merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan solvabilitas (kesanggupan untuk membayar utang) perusahaan. Bendahara perusahaan atau manajer keuangan seringkali bertanggung jawab terhadap keseluruhan manajemen kas dan tanggung jawab lainnya yang berkaitan dengan kesanggupan membayar utang. Agar lebih memahami manajemen kas maka harus memahami arus kas berikut penjelasan arus kas. Arus Kas Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia definisi arus kas adalah “Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar atau setara kas” Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa arus kas merupakan jumlah kas yang mengalir masuk dan keluar dari suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dengan kata lain, arus kas adalah perubahan yang terjadi dalam perkiraan kas suatu periode tertentu. Aliran

MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA | ETIKA PROFESI | 14

 MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA A.     PENGERTIAN KECELAKAAN KERJA Kecelakaan yaitu suatu kejadian yang tidak diduga atau tidak diinginkan terjadi yang bisa membuat kacau proses yang sudah diatur dari suatu aktivitas dan dapat menimbulkan kerugian baik untuk manusia dan atau harta benda. Sedangkan kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak diduga dan tidak dikehendaki atua tidak direncanakan yang mengakibatkan kerugian untuk manusia, barang ataupun lingkungan.   B.     FAKTOR RESIKO TERJADINYA JECELAKAAN KERJA 1.     Faktor manusia Diantaranya kurangnya keterampilan atau pengetahuan tentang industri dan kesalahan penempatan tenaga kerja. 2.     Faktor material atau peralatannya Misalnya bahan yang seharusnya dibuat dari besi dibuat dengan bahan lain yang lebih murah sehingga menyebabkan kecelakaan kerja. 3.     Faktor sumber bahaya, meliputi: Perbuatan bahaya, misalnya metode kerja yang salah, sikap kerja yang teledor serta tidak memakai alat pelindung diri. Ko