Langsung ke konten utama

SISTEM PENGURUSAN SURAT MASUK DAN KELUAR | ADUM | 15

 

SISTEM PENGURUSAN SURAT MASUK DAN KELUAR

1.    Pengurusan surat masuk sistem buku agenda

  1. Penerimaan surat

Penerimaan surat dapat dilakukan oleh mereka yang biasanya bekerja di bagian depat kantor (front office) seperti satpam dan resepsionis (receptionist). Tugas penerima surat adalah mengumpulkan setiap surat yang masuk, meneliti ketetapan alamat dan menandatangani bukti pengiriman surat bahwa surat sudah diterima.

  1. Penyortiran surat

Setelah surat di terima dari resepsionis selanjutnya surat dipisahkan berdasarkan alamat yang dituju. Ada dua pola penyortiran pada bagian penerimaan surat, yaitu penyortiran berdasarkan alamat tujuan (untuk bagian apa surat ditujukan), lalu penyortiran jenis surat dilihat dari amplopnya dengan ciri khusus.

  1. Pencatatan surat

Pencatatan dilakukan dengan menggunakan buku agenda . pencatatan ini sangat penting dilakukan, karena dengan demikian dapat diketahui volume surat masuk setiap hari, minggu, bulan dan tahun. Pencatatan juga memudahkan dalam penyimpanan, sehingga surat akan lebih mudah ditemukan.

  1. Pengarahan surat

Pengarahan surat adalah menentukan siapa saja yang selanjutnya akan memproses surat berkaitan dengan masalah surat. Pengarahan surat dilakukan oleh pimpinan, karena pimpinanlah yang akan bertanggungjawab terhadap penanganan surat tersebut. Pimpinan dapat menuliskan instruksinya pada lembar disposisi, dan menuliskan siapa yang harus memproses surat tersebut. Lembar disposisi adalah lembar isian untuk mencatat instruksi dari pimpinan berkaitan dengan proses tindak lanjut dari surat yang diterima dari pihak lain.

  1. Penyampaian surat

Saat surat tersebut diberikan kepada orang yang ditunjuk, maka penerima harusmenandatangani bukti penerimaan di buku ekspedisi intern.

2.    Pengurusan surat keluar sistem buku agenda

a. Pembuatan konsep

Agar ada keseragaman dalam pembuatan konsep surat. Sebaiknya konsep surat ditulis di lembar konsep surat agar lebih rapi dan memudahkan dalam membuat konsep surat serta mencegah ada informasi yang tertinggal.

b. Persetujuan konsep

Jika konsep surat dibuat oleh konseptor/bawahan, maka konsep tersebut harus mendapat persetujuan dari pimpinan. Tujuannya adalah memeriksa apakah konsep tersebut sudah sesuai atau perlu diperbaiki atau dikoreksi.

c. Pencatatan surat

Konsep surat yang sudah mendapatkan persetujuan dari pimpinan, selanjutnya dicatat ke dalam buku agenda surat keluar untuk diregistrasi atau didaftarkan. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan nomor surat dari agendaris sesuai dengan aturan pemberian nomor surat yang berlaku di kantor tersebut.

d. Pengetikan konsep surat

Konsep surat yang telah mendapatkan persetujuan pimpinan dan mempunyai nomor surat, selanjutnya diserahkan kepada juru tik untuk diketik dengan rapi.

e. Pemeriksaan pengetikan

Juru tik harus memeriksa pengetikan sebelum surat tersebut diprint atau dicetak, jangan sampai ada kesalahan pengetikan sekecil apa pun, walau pun hanya satu huruf sekali pun.

f. Penandatangan surat

Setelah surat diketik dengan rapi, maka pejabat yang berwenang atau bertanggungjawab terhadap surat tersebut dan membubuhkan tanda tangan di atas nama terang.

g. Pemberian cap dinas

Surat yang telah ditandatangani oleh penanggungjawab, selanjutnya diberi cap dinas/stempel sebagai tanda syahnya surat. Pemberian cap dinas dibubuhkan di sebelah kiri tanda tangan dengan menyinggung sedikit dari tanda tangan tersebut.

h. Melipat surat

Surat yang asli dikirim ke alamat yang dituju dengan dilipat secara rapi dengan menggunakan aturan melipat surat. Sementara itu, tembusannya atau lembar ke-2 disimpan sebagai arsip, tanpa dilipat, karena akan disimpan dalam map/folder di laci filling cabinet.

 

i.Penyampulan surat

Surat yang telah dilipat rapi selanjutnya dimasukkan ke dalam sampul yang telah disediakan dan direkatkan dengan lem secara rapi.

j. Pengiriman surat

 

Postingan populer dari blog ini

FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS | KORESPONDENSI | 14

  A.       FORMAT SURAT BERBAHASA INGGRIS               B.       MENULIS SURAT BAHASA INGGRIS 1.        Formal letter Formal letter adalah surat yang di gunakan oleh instansi-instansi resmi Formal letter memiliki banyak ragam. Namun pada subbab kali ini kamu akan mempelajari invitation letter dan announcement letter. a.        Invitation letter (surat undangan) Bagian-bagian invitation letter 1)       Initial details Pada bagian awal memuat kop, alamat penerima, tanggal dan salam pembuka 2)       Introduction Perkenalan diri 3)       Body off letter Uraian semua informasi tentang acara 4)       Appreciation Apresiasi untuk tamu agar menghadiri undangan 5)       Conclusion Surat diakhiri dengan salam penutup b.        Announcement letter (surat pengumuman) Bagian-bagian announcement letter 1)       Letter head (kop surat) 2)       Date (tanggal) 3)       Inside address (pihak yang dituju) 4)       Subject (sub

MENGENAL MANAJEMEN KAS | OTKK | 12

MENGENAL MANAJEMEN KAS Manajemen kas adalah proses pengumpulan dan pengaturan kas perusahaan. Selain itu manajemen kas juga meliputi proses pemanfaatan kas untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Manajemen kas merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan solvabilitas (kesanggupan untuk membayar utang) perusahaan. Bendahara perusahaan atau manajer keuangan seringkali bertanggung jawab terhadap keseluruhan manajemen kas dan tanggung jawab lainnya yang berkaitan dengan kesanggupan membayar utang. Agar lebih memahami manajemen kas maka harus memahami arus kas berikut penjelasan arus kas. Arus Kas Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia definisi arus kas adalah “Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar atau setara kas” Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa arus kas merupakan jumlah kas yang mengalir masuk dan keluar dari suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Dengan kata lain, arus kas adalah perubahan yang terjadi dalam perkiraan kas suatu periode tertentu. Aliran

MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA | ETIKA PROFESI | 14

 MENCEGAH RISIKO KECELAKAAN KERJA A.     PENGERTIAN KECELAKAAN KERJA Kecelakaan yaitu suatu kejadian yang tidak diduga atau tidak diinginkan terjadi yang bisa membuat kacau proses yang sudah diatur dari suatu aktivitas dan dapat menimbulkan kerugian baik untuk manusia dan atau harta benda. Sedangkan kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak diduga dan tidak dikehendaki atua tidak direncanakan yang mengakibatkan kerugian untuk manusia, barang ataupun lingkungan.   B.     FAKTOR RESIKO TERJADINYA JECELAKAAN KERJA 1.     Faktor manusia Diantaranya kurangnya keterampilan atau pengetahuan tentang industri dan kesalahan penempatan tenaga kerja. 2.     Faktor material atau peralatannya Misalnya bahan yang seharusnya dibuat dari besi dibuat dengan bahan lain yang lebih murah sehingga menyebabkan kecelakaan kerja. 3.     Faktor sumber bahaya, meliputi: Perbuatan bahaya, misalnya metode kerja yang salah, sikap kerja yang teledor serta tidak memakai alat pelindung diri. Ko